Sensasi Tangga Tambang [KRI Surabaya 591]

Makassar, sepulang Samalona
21 September 2012

another challenge to the ship πŸ™‚

Aheeeemmm!

Mataku yang sedari tadi sudah melirik tangga tersebut, mulai gatal ingin mencoba. Tapi sepertinya tak satupun yang coba menaikinya. bahkan awak sekoci pun diam. Aku dan penasaranku yang selalu ingin mencoba sesuatu yang baru, terus menggelitikku. Beehh…..

Eeh, ternyata Ari temenku, seide denganku. Akhirnya panjat-panjatan pun jadi antrian kami. Ari, aku dan Zela.
Hahaaaa…. pada badung emang ni betiga! xixixiix….

Kapal yang kunaiki saat Sail Morotai 2012 lalu… πŸ˜€
*Miss u ship*

Tangga tersebut terbuat dari tali tambang yang tebal. Tali tambang yang biasa dipakai jika akan menambatkan kapal pada dermaga. Tinggi tangganya lumayan. Bayangkan aja dari batas air laut di sekoci hingga naik ke cardeck sebuah Kapal Republik Indonesia (KRI) yang segitu besarnya, menurutku, lumayan cukup tinggi dan pantas dicoba. Tapi kalo yang takut ketinggian, sebaiknya jangan coba deh kalo ngga mau berasa pusing di tengah jalan.

Ketinggian tangga yang jika diukur dari ujung kakiku hingga ujung jemari tanganku kira-kira bisa 10-12 anak tangga yang harus dijejak. jauhnya mungkin sekitar 5-6 kali tinggi badanku yaaa…. hmmm..

Penasaran, deg-degan, geli. Ada aura gemes saat menjejak tangga tambang tersebut. Setiap beberapa undakannya, ada papan kayu yang rata untuk sekadar menapakkan kaki sejenak. Mungkin kalau awak kapal yang menaiki tangganya, akan terasa biasa karena sering.. πŸ™‚

Kami yang belum terbiasa dengan tangga ini, tertawa geli saat melihat ke bawah dan teriak, “Kakaaaaa….. mau di potoooo….” sembari gaya. Hoo??
Ckckccckk…. dasar.. ga dimana-mana, eksis ajaaaaaaaa… buahahahaa.. πŸ˜›

Ka Agus yang masih di bawah ternyata sigap dengan kameranya. Sedari tadi, ia terus memperhatikan kami naik sambil sesekali mengingatkan agar kami tetap berhati-hati dalam menjejak.

Aku dan Zela

“Hati-hati Jie, Zela udah naik tuh. Pelan-pelan karena kalian berdua. Jangan banyak gerakan. Tangganya ringan,” tegasnya.

Kutolehkan pandangan ke bawah, Zela menyusul.

Hap.. haaapp…. tetap melangkah pasti terus menanjak.

Menanjak?? Woops! Teringat padanya… πŸ™‚
Jika di gunung, pesannya, jangan melihat ke atas kalau tidak ingin tahu kondisi trekking, jauhnya, maupun tingginya medan.

“Susuri aja jalannya. Nikmati prosesnya. Lihat sekeliling, Ejie. Biar nda berasa lama ke atasnya,” terngiang suaraΒ  sabarnya yang selalu menyejukkan hati. Hhhhh….

Untuk tangga tambang ini, saranku, justru jangan lihat ke bawah kalau tidak cukup kuat untuk menahan ledakan jackpotmu. Apalagi jika gamang terhadap ketinggian. Don’t try the stair… Be safe for ur feelin’.

Hoplaaa…….

Sampai diatas. Pak awak kapal yang sudah menunggu diatas mengulurkan tangannya untuk membantuku naik. Alhamdulillah… terima kasih Allah. Aku bisaaaaaa….. *kasih senyum manis πŸ˜€

Kulongokkan kepalaku, ngintip Zela, “Hayuuu Zelaa… dikit lagi sampeeee… Gimana rasanya?”

“Asik, Jie….,” cekreek! Ampuunn… dia bergayaaa… hahahaha… Sama aja ternyata πŸ˜›

Petualangan itu, bisa dilakukan dimana saja. Nda mesti laut, gunung, udara atau dimana tempat kamu biasa berpetualang. Ini, disini, dari sekoci ke kapal pun bisa. Sederhana memang.

Sederhana, tetapi buatku, lumayan menjajal mental terhadap segala kemungkinan yang ada.
Mencoba hal baru gada salahnya. Mungkin juga belum terpikirkan oleh orang yang berada disekitarmu, meskipun barangkali sudah pernah dilakukan oleh orang lain.

Ekooohh.. kantongi lagi satu uji nyali dan alhamdulillah berhasil. Amin Ya Rabb…. πŸ™‚

Advertisements

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s