Catper Hitchhiker: Erlangga 2, Pusat Oleh-oleh Khas Bali [Jilid 2-Edisi Kapten Bambang]

Before:
KRI Surabaya 591 in My Mind [Prolog]
Catper Hitchhiker: Pelantara II Temu Saka se-Indonesia
Catper Hitchhiker: Rasaku pada KRI Surabaya 591
Catper Hitchhiker: Pramuka, Mangrove, dan Donor Darah [Tegal]
Jurnal Hitchhiker: Keluarga Kecil Kucing Laut Berisik
Catper Hitchhiker: Yuk, Masuk Dapur KRI Surabaya 591
Jurnal Hitchhiker: Tepar di Hari Pertama Sandar Bali
Jurnal Hitchhiker: Jengukan Tak Terduga
Journal Hitchhiker: Ajie atau Ejie??
Journal Hitchhiker: Adegan Si Empuk Penyangga Perut
Pasangan Jiwa yang Hilang
Jurnal Hitchhiker: Another Story Bout Sugar of the Sea That I’ve Found #fill me in the blank
Jurnal Hitchhiker: Foto Untuk Komandan Joni [KRI Surabaya 591]
Jurnal Hitchhiker: Jalinan Dalam Kepangan Rambut
Catper Hitchhiker: Jempol Hitching Perdana di Benoa Bali
Jurnal Hitchhiker: Rupa Adik Angkat di G 29 dan G 31
Catper Hitchhiker: Krisna, Pusat Oleh-oleh Khas Bali [Jilid 1]

Still in Benoa Port, Bali(doc Hikmah photo by me)
Still in Benoa Port, Bali
(doc Hikmah photo by me)
Oiik!
Semalam kan sudah jalan-jalan ke pusat oleh-oleh khas Bali di Krisna?
Lalu apalagi? Masih mau cari oleh-oleh?
Bukan Ejie….. tapi Kapten Bambang niiiiih..
Yuk baca cerita Ejie hitching motor Kapten yang  kamera face juga lucu ini.
***
Fot yang diambil dari anjungan KRI Surabaya 591(doc Hikmah photo by me)
Foto yang diambil dari anjungan KRI Surabaya 591
(doc Hikmah photo by me)

Pelabuhan Benoa, Bali
23 Februari 2013

Link foto terkait di fb ejie 🙂

  •  Mari Mencuci Mata
Langit pagi itu(doc Hikmah photo by me)
Langit pagi itu
(doc Hikmah photo by me)

Pagi itu, Ejie sudah rapi. Kebiasaan memang. Setiap pagi selalu kelayapan mencari langit dan bahan tulisan. Sudah main main di helly deck dan bertemu komandan, sudah melongokkan kepala di dapur ABK, sudah mengintip ruang kesehatan, sudah menyapa haluan, sudah jalan di car deck, sudah hadir di anjungan, kemana lagi yah?

Teman-teman masih pada molor euy. Ejie bosan sendirian. Mana tadi ditanyain Komandan Joni pula, “Teman-teman mana, Jie? Sudah bangun? Sudah sarapan belum mereka? Atau masih pada busuk mata?”
*belum buat nih tulisan tentang busuk mata, sabar yah?

Hahahaaa…. Kami tertawa. Kami sudah hafal dengan alur teman-teman. Komandan iseng saja bertanya mengenai hal itu. Sungguh, pagi yang cerah. Ejie suka. 😀

Baiklah Ejie turun. Main, foto, dan bercerita di pelabuhan.

Salah satu sudut yang baru Ejie lihat pagi itu(doc Hikmah photo by me)
Salah satu sudut yang baru Ejie lihat pagi itu
(doc Hikmah photo by me)

Hai!
Banyak yang belum Ejie lihat sebelumnya. Mungkin waktu pertama sandar di keberangkatan lalu, hari sudah menjelang  sore dan Ejie hanya mencari sunset saja. Belum melihat hingga ke pojokannya. Kali ini, Ejie dapat beberapa gambar yang tidak Ejie lihat sebelumnya.

Cekrek… puas Ejie foto. Ehh, ternyata ndan Hikmah sudah bangun dan Ejie suruh supaya bergaya di jendela bulat di kamar kami, sementara Ejie memotretnya dari bawah. Pertama foto dengan traventure diary-nya, lalu dengan syal Bali yang kami beli di Krisna semalam.

Ada Kajevan yang juga mau jalan-jalan ke pasar apa ya? Ejie lupa nih. Hwadeuh! Otak yang parah…. Pokoknya ngobrol deh kita di bawah sana.Emmh, kalau ngga salah namanya Pasar Sukowati apa ya?

Aihh... jempolin tulisan ini ;P(doc Hikmah photo by Kadores)
Aihh… jempolin tulisan ini ;P
(doc Hikmah photo by Kadores)

Ada Kadores juga.

“Fotoin Ejie di tulisan Pelabuhan Benoa, ya Kadores?” pintanku.

“Oke lah, sini Ejie gaya ya?” ujarnya. Cekrek, satu foto diriku. Hehehe…

Di darat ini, lumayan deh ramai. Yang olahraga pagi juga ada. Ihh… rugi banget ya kalau cuma diam di kapal saja tanpa melihat kesibukan orang-orang di bawah ini. Segar lho mata jadinya, ditambah cerianya tawa semua orang pagi itu dengan sinar mentari yang tak kalah hotnya. Lumayan buat nyoklatin kulit deh. hiiihihhi

Teman Pramuka di Pelantara II yang bersiap menuju ke acara di Gubernur-an(doc Hikmah photo by me)
Teman Pramuka di Pelantara II yang bersiap menuju ke acara di Gubernur-an
(doc Hikmah photo by me)

Oiya, tadinya Ejie juga memotret teman-teman Pramuka yang hari ini mengadakan kunjungan ke Gubernuran Bali. Persisnya, Ejie ngga tahu acara apa disana. Ejie hanya melihatnya dari atas anjungan saat mereka sedang bersiap-siap. Lalu Ejie turun ke bawah dan sempat memotret beberapa gambar.

Sedang asyik bercerita, tiba-tiba Kapten Bambang lewat dan berhenti di dekat kami. Spontan saja Ejie bertanya iseng.

“Mau kemana, Pak Kapten?”

“Cari oleh-oleh, Jie,” sahutnya.

“Lho, semalam bukannya sudah beli? Apa masih kurang?”

“Semalam antriannya panjang bener di Krisna. Sudah diambil yang mau dibeli, tak (saya, panggilan untuk diri dalam bahasa Jawa, red) taruh lagi. Lama kasirnya,” jelasnya.

“Lalu sekarang mau kesana lagi?” otak gatal mulai memancarkan sinyalnya.

“Iya,” singkat banget jawabnya, Kapt… hehhe

“Mau ikut Ejie yah, Kapt?”

“Boleh. Helmnya?” Kapten Bambang tak keberatan.

Menoleh Kajevan dan bertanya, “Kak, mau helm di atas, pinjam ya? Heheh.”

“Aku cuma punya satu. Bentar tak cariin di atas yooo?” katanya.

10 menit kemudian Kajevan muncul. Kami bercerita sebentar dan Kajevan sudah menghilang. Akhirnya kami jalan.

***

Klik foto-foto lengkap Erlangga 2 disini kakaaaa … 😉

  • Jalan-jalan Nyasar
Bertanya pada seorang ibu yang kurang paham jalan di Bali :D(doc Hikmah photo by me)
Bertanya pada seorang ibu yang kurang paham jalan di Bali 😀
(doc Hikmah photo by me)

Menikmati Bali di pagi yang cerah, langit biru, udara yang belum penuh dengan debu yang sempat membuatku batuk saat jalan ngebut ala biker bersama keluarga kucing, kali itu aku tak merasakannya.  Jalur aman kali ini.

Ehh, Ejie nulis ini sambil lihat foto-foto deh. Soalnya Ejie kan ngga paham jalan yang dilalui di kota ini. Kapten Bambang ternyata sebelumnya sudah pernah ke Bali saat bertugas dulu. Meski hanya sebentar tapi lumayan hafal jalan.

Nyasar yang bikin asik (doc Hikmah photo by me)
Nyasar yang bikin asik
(doc Hikmah photo by me)

Yakin hafal, Kapt? Kenapa hayooo??

Beberapa kali kami sempat salah jalan nih. Agak karatan ternyata ingatan Kapten Bambang. Hehehe..

Untuk menuju Krisna yang Kapten Bambang tuju, dikatakannya harus melewati simpang 6 dahulu. Tak apalah berputar-putar dahulu, sampainya kemudian. Sampai Ejie hafal deh jalan yang dilalui hampir 3 kali deh keknya (sepertinya, red).

Beberapa kali kami menanyakan arah pada penduduk lokal, ternyata ngga semuanya tahu lho? Aneh ya? Ngga juga sih, karena Kapten nanyainnya mau ke Krisna, pusat oleh-oleh terdekat, bukannya tanya simpang 6.

Tugu yang ada di putaran simpang 6 yang akhirnya berhasil kami temukan setelah berputar-putar(doc Hikmah photo by me)
Tugu yang ada di putaran simpang 6 yang akhirnya berhasil kami temukan setelah berputar-putar
(doc Hikmah photo by me)

Setelah lumayan nyasar, akhirnya di lampu merah terakhir, bertemu seorang ibu dan akhirnya jalan bareng  karena si ibu pun akan melewati simpang 6. Alhamdulillah, akhirnya.

Ejie mah ngga masalah nyasar. Kan katanya semakin sering nyasar, semakin kita akan mengenal apa yang ada di sekeliling kita. Nikmatilah setiap keberuntungan tersasar anda, teman-teman. Pasti ada hal-hal yang mungkin terlewat oleh orang lain, tapi saat kita memasuki wilayah kesasar itu, tertangkap hal yang tak pernah dilihat sebelumnya, how beautiful is it? Come on, guys…  Let’s get lost!
*keberuntungan nyasar? Itu mah bisanya Ejie saja. Waakakaaka 😛

Eini, Ejie nyasar bareng Kapten Bambang lebih oke lagi, karena pasti baliknya aman ke kapal. Hiihhi
*ogah sendiri, bweeeee….

Simpang 6. Mataku mencari-cari posisi untuk memotret plang, tapi terlewat. Nanti deh pas pulangnya pesan sama Kapten Bambang untuk berhenti foto..

***

Yeayy! Tujuan kami hari itu. Hunting oleh-oleh Kapten Bambang(doc Hikmah photo by me)
Yeayy! Tujuan kami hari itu. Hunting oleh-oleh Kapten Bambang
(doc Hikmah photo by me)
  • Erlangga 2 Penuh Warna

Yihaaaa….. kami sampai!

Clingak-clinguk, kami mencari Krisna. Tak ada, yang terlihat. Itu Erlangga 2. Stop, kami masuk parkiran. Tak apalah, yang penting kan dapat oleh-olehnya kan? 😀

Info Erlangga 2 yang Ejie ketahui setelah searching tanya om google saat menuliskan cerita ini, ternyata, Erlangga 2 bersebelahan dengan Krisna. Lokasinya yang sama di Jalan Nusa Kambangan No. 162, Denpasar, Bali, Indonesia, 80113, ini ternyata berdekatan.

Isi pertama Erlangga 2 yang tertangkap mata kamera(doc Hikmah photo by me)
Isi pertama Erlangga 2 yang tertangkap mata kamera
(doc Hikmah photo by me)

Ya ampun Kaaaapt….
Ternyata kita ngga tengok kanan-kiri lagi yah kemarin?? Hahahaa… tapi ngga apa lah, yang penting kita kan udah banyak gaya a.k.a narsisan di Erlangga 2 yah? Keren ah kita, Kapt…. Ahaaayyy 😀

Adem, lapang, lega dan tak padat pengunjung! Kesanku pertama kali begitu masuk ke dalamnya.

In the market. Kami pisah haluan. Kapten Bambang dengan niat awalnya belanja oleh-oleh, Ejie tetap dengan kamera ndan Hikmah di tangan. Oke, hunting foto!

Cekrekk… cekreeeekk.. puas Ejie fotoin sana-sini apa yang ada di dalam Erlangga 2 ini.

***

Lantai 2 Erlangga 2 yang lebih mirip butik(doc Hikmah photo by me)
Lantai 2 Erlangga 2 yang lebih mirip butik
(doc Hikmah photo by me)
  • Terbagi 2 Lantai

Hmm…
Erlangga 2 ini luas sekali. Mungkin karena kami datang pagi pukul 10.00 WITA, pengunjung yang mampir tidak seramai jika malam hari. Alhamdulillah, lega lagi Ejie memotret.

Oya, di Erlangga 2 ini ada 2 lantai lho. Di lantai 1, pilih aksesoris, pajangan/hiasan rumah, lukisan, baju batik, sarung pantai, aneka kerajinan patung dan ukir. Selain itu ada pula syal etnik, seprai dan selimut, sandal, sepatu juga celana pantai khas Bali. Berbagai macam cemilan pun ada disini.

Foto diri sendiri di kaca?? (doc Hikmah)
Foto diri sendiri di kaca??
(doc Hikmah)

Sedangkan di lantai 2 atas, ruang barunya pilihan berupa tas, baju, aksesories serta topi rajut dan lebih terlihat seperti butik ya lantai atasnya. Itu pun terbagi menjadi 2 ruang lagi dengan dibatasi pintu kaca.

Berbatasan dengan ruang lebih seperti butik, ada ruang khusus tas-tas dan dompet yang beraneka macam bentuk dan harganya. Lucu-lucu juga modelnya. Dari yang biasa saja sampai yang tas model kondangan, ada. Ala Bali! Wuiiihh….

Puas mata menyusuri lantai atas, Ejie kembali ke bawah. Melihat kain khas bali, intipin bagian cemilan yang ada disisi dekat kasir, memotret apa yang terlihat.

Eia, Ejie juga foto sendiri deh di kaca yang ada pajangannya. Soalnya ada tulisan happiness dan sebelahnya ada gambar naga. Yuuukk…. Foto diri sendiri! Aahahahahasseeeek!

***

Kapten Bambang, my idol! :D(doc Hikmah photo by me)
Kapten Bambang, my idol! 😀
(doc Hikmah photo by me)
  • Santai dan Foto Seru Bareng Kapten Bambang
Kapten Bambang dan belanjaannya(doc Hikmah photo by me)
Kapten Bambang dan belanjaannya
(doc Hikmah photo by me)

Kapten Bambang selesai berbelanja, kami istirahat di depan pintu keluar Erlangga 2. Di pintu keluar sisi kiri, ada sebuah bingkai tanpa kaca dengan tulisan Erlangga 2 dan sebuah sign “Welcome to Erlangga”.  Di sisi kiri ada seprangkat gamelan, alat music tradisional dan sebuah barongsai Bali.

Ahh, tak melewatkan moment donk, bidikan kamera pun bergantian kami arahkan pada masing-masing gaya kami di spot Erlangga 2 ini. Waaaa… seru deh pokoknya. Cekidot aja deh hasilnya ya?
*dilarang ngiri dengan beberapa gaya ala model dadakan yah… 😛

Untuk melepaskan lelah, di depan Erlangga 2 ini (masih dalam 1 lokasi), ada pusat jajanan, tempat nongkrong sekadar ngemil pun ada.

Roti coklat plus teh dari Kapten Bambang. MAkasiy yah Kaaaappt...(doc Hikmah photo by me)
Roti coklat plus teh dari Kapten Bambang. MAkasiy yah Kaaaappt…
(doc Hikmah photo by me)

Sekadar ngemil? Kapten Bambang malah membelikanku roti coklat disini. Membuatku yang selalu merindukan roti berlayar dalam ombak perutku kelimpungan senang. Aaaaakkkk…. mabok roti! ^_^

Katanya, “Ejie kan ngga makan nasi, jadi makan roti saja ya?”

Ohohho… makasih ya Kapten Bambang. Tahu saja kesukaan Ejie.

Nyaem! Maman roti yang enyak(doc Hikmah photo by me)
Nyaem! Maman roti yang enyak
(doc Hikmah photo by me)

“Hayuk foto, Kapt…” cekrek, sebuah foto saat Kapten menggigit rotinya. Dan beberapa foto lagi kami ambil di sekitar Erlangga 2.

Ehh, tadinya kami menunggu teman-teman yang akan menyusul dan gabung bersama kami. Kapten Bambang malah mau menunggu rombongan ndan Hikmah, sun Arga, sun Zela, sun Cia dan sun Rika yang tengah mengantarkan seorang teman ke bandara untuk urusan keluarga. Obrolan panjang melalui wasap, ternyata ngga jadi gabung.

Karena tak jadi, maka kami berencana pulang ke kapal.

Hhooohoho... makasiy Kapten sudah fotoin Ejie :)(doc Hikmah photo by Kapten Bambang)
Hhooohoho… makasiy Kapten sudah fotoin Ejie 🙂
(doc Hikmah photo by Kapten Bambang)

***

  • Yuk, Pulang

Sesuai keinginan foto tadi, berhentilah kami di plang simpang 6 dan memotretnya. Kemudian kami melewati markas TNI AL dan berfoto dengan latar belakang dewaruci.

Waaaa… Ejie senang deh jalan-jalan terik dengan Kapten Bambang di Bali. 😀

Makasih ya Kapten Bambang untuk jalan-jalan, foto-foto dan cemilannya buat Ejie….

#nantikan cerita lainnya tentang Kapten Bambang jadi model jepretan Ejie yah? 🙂 (jie)

Plang simpang 6 yang berhasil kupotret(doc Hikmah photo by me)
Plang simpang 6 yang berhasil kupotret
(doc Hikmah photo by me)

***

Notes:

  1. Terima kasih untuk Kapten Bambang yang sudah ajak Ejie jalan-jalan.
  2. Terima kasih untuk nyasar yang beroleh banyak foto.
  3. Terima kasih untuk rotinya.
  4. Terima kasih cemilannya.
  5. Terima kasih untuk foto narsis kita, Kapt… Fun day for me, Capt 😀
  6. Terima kasih hitchingan motornya —> Rp 0,- YIPPIEE.. 🙂

***

Rombongan Pramuka dengan konvoi kendaraannya(doc Hikmah photo by me)
Rombongan Pramuka dengan konvoi kendaraannya
(doc Hikmah photo by me)
Lukisan juga ada disini(doc Hikmah photo by me)
Lukisan juga ada disini
(doc Hikmah photo by me)

IMG_8449

Kain Bali yang banyak diminati. Full colours!(doc Hikmah photo by me)
Kain Bali yang banyak diminati. Full colours!
(doc Hikmah photo by me)
Diambil dari lantai 2 Erlangga 2(doc Hikmah photo by me)
Diambil dari lantai 2 Erlangga 2
(doc Hikmah photo by me)
Asiiikk.... cegat bli dan mbak di Bali untuk fotoin kami berdua. Cheers :)(doc Hikmah photo by me)
Asiiikk…. cegat bli dan mbak di Bali untuk fotoin kami berdua. Cheers 🙂 *belanjaan kelihatan tuh Kaaaaapptt.. ahahahaha
(doc Hikmah photo by me)
Foto di TNI-AL DPS Bali(doc Hikmah photo by me)
Foto di TNI-AL DPS Bali
(doc Hikmah photo by me)
It's me, ready to flyin. Dewaruci was there.(doc Hikmah photo by Kapten Bambang)
It’s me, ready to flyin. Dewaruci was there.
(doc Hikmah photo by Kapten Bambang)
Ada kacanya ngga yah? *wink(doc Hikmah photo by Kapten Bambang)
Ada kacanya ngga yah? *wink
(doc Hikmah photo by Kapten Bambang)

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s