Subaru Palm Challenge : Impian 12 Jam

subaruFORM
 Kejadian ini berlangsung 3 tahun yang lalu.
Saat Ejie tergila-gila pada berbagai event dimanapun yang Ejie temui secara tak sengaja.
Sibuk apply untuk memenuhi rasa penasaran terhadap suatu tantangan.
Mencari lebih dalam arti sebuah kesabaran pada tantangan.
Lebih kepada ketidaksengajaan mengikuti tantangan berikut, yang mengacu bukan saja pada kekuatan fisik, tapi juga mental.
Outdoor, mendapati panas yang terik dan hujan.
Seperti apa sih cuaca di luar ruangan itu?
Apa saja yang terjadi selama event tersebut?
Yuk, simak cerita Ejie mengikuti challenge yang membuat Ejie ketagihan hingga akhirnya masuk ke babak kualifikasi selanjutnya.
Check it out, guys…
***
(doc Hard Rock FM)
(doc Hard Rock FM)

THE NEWS:
http://teknologi.inilah.com/read/detail/705021/10-jam-berdiri-demi-mobil-subaru
http://stephenlangitan.com/archives/15942
http://stephenlangitan.com/archives/15942
http://stephenlangitan.com/archives/16004

***

Info challenge tahun 2013 [sebelum baca]:

Sabtu/21 September 2013
JIEXPO – Kemayoran
Pintu H

Start 10 AM – 10 PM

Ayooo…. datang kesana atuhh… ehehehehe

***

Jakarta, IIMS
July 2010

  • Ejie, Kaki dan Badan

Terdampar mungkin. Atau tersandung? Bisa jadi. Kenapa? Waktu itu Ejie mengikutinya karena pekerjaan. Ejie yang full freelance. Mengisi hari-hari dengan berbagai pekerjaan lepas. Senang? Iya. Soalnya kan bisa kemana-mana.

Tanpa diduga, Ejie mengikuti satu pertandingan ya namanya, yang diadakan oleh penyelenggara sekaligus sponsor, yaitu SUBARU. Subaru adalah merek mobil sekaligus divisi manufaktur otomotif dari Fuji Heavy Industries. Kantor Pusatnya di  Ōta, Prefektur Gumma, Jepang.

Menggandeng /876hardrockfm sebagai pelaksana, Subaru mengadakan Palm Challenge kedua kalinya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010 setelah melaksanakan di tahun 2009.

Singkatnya, seluruh peserta yang telah disaring sebelumnya, melakukan registrasi di lokasi. Ejie pun demikian. Tak mengenal teman-teman-teman lainnya, hanya beberapa. Ejie tidak tahu kalau Palm Challenge itu adalah menyentuh mobil dengan waktu yang telah ditentukan panitia.

Yang menjadi catatan Ejie waktu:

  1. Di luar ruangan, segala kondisi dan cuaca bisa saja terjadi. Tetapi panitia secara fair melakukan briefing kepada kontestan yang mengikuti challenge.
  2. Tetap KAKI yang Ejie pikirkan. Huaaahaahha…  Sayang kakiku dan tak ingin terjadi apapun padanya.
  3. Badan. Kondisi harus fit, sementara sehari sebelumnya, Ejie habis freelance yang alhamdulillah lumayan menguras fisik, karena berkaitan dengan lamanya pekerjaan.

Kenapa begitu?

Karena challenge ini ternyata:

  1. Membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk berdiri sambil menyentuh mobil.
  2. Fisik, pasti lebih diutamakan karena jika kurang istirahat sebelumnya, kondisi ini menurut hemat Ejie sangat menentukan.
  3. KESABARAN. Ini pembelajaran Ejie ketika itu. Bahwa sabar merupakan titik penting dimana kita bisa mengatur tingkat emosi kita pada suatu kejenuhan tanding.
  4. DO’A. Lebih dari apapun. Selalu mengutamakannya. Karena itulah yang Ejie lakukan aktif di hari challenge itu. Berdo’a untuk keteguhan hati, bahwa kita mampu melalui apa yang kita jalani. Sabar saja.
  5. SENYUM dan TULUS. Lakukan segala hal dengan riang, hanya itu kunci dimana kita bisa tersenyum dan merasa tulus di dalamnya. J

Bukan sok menggurui ya? Tapi hampir semua catatan itu Ejie ingat dengan baik, karena itulah yang Ejie lakukan. Mungkin terdengar sepele, klise atau sok gimana, ya? Yaaaa… silahkan saja menempati posisi di saat Ejie berdiri sekian jam itu.

Penasaran ngga sih waktu yang diajukan panitia, berapa lama kita harus berdiri untuk bisa mencapai puncak yang diinginkan??

12 JAM, saudara-saudara……

Wakks?!?? Iyaps, dan Ejie melakukannya! You did it, Ejie?? Heheheeee…. baca cerita Ejie donk biar tahu akhirnya 😛

***

the contestant (doc Dudi)
the contestant
(doc Dudi)
  • Perolehan Nomor Telapak Tangan

Pukul 10.00 WIB

Mendapatkan nomor tangan ini, antriannya panjang banget. Dari registrasi depan sampai ke pintu masuk tanding. Wiiiii….. perlu kesabaran juga lho. Soalnya masih awal saja sudah begini, gimana nanti ya?

Nahh, kontestan sudah mendapat nomor tempel tangan di mobil sedan yang berderet di IIMS tersebut. Seluruh kontestan boleh menempelkan telapak tangannya sesuai nomor yang diperoleh.

Selama challenge berlangsung, Ejie hanya sekadar mengikuti alur yang ada saja. Tidak terlalu paham, kegiatan apa sebenarnya yang tengah berlangsung. Ejie ingat sih, dulu pernah nonton di sebuah televisi swasta. Mengadakan kegiatan serupa namun dilakukan dalam gedung, tepatnya sebuah mall.

Indoor, dingin, dan ngga tahu berapa jam sekali istirahatnya.

Sementara yang Ejie ikutin ini, outdoor dan cuaca lebih bervariasi.

Tahukah? Ternyata selama kita sedang mengikuti kegiatan ini, host mengatakan bahwa, istirahat bisa dilakukan setelah 6 jam kemudian.

Omigsh…. ngga terbayang sama sekali waktu itu. Minum 6 jam kemudian? Ehh, kok begitu? Iya donk.  Aturan main di Subaru Palm Challenge ini adalah berdiri selama 12 jam dengan istirahat di 6 jam kemudian, dan diantara 6 jam itu, disediakan istirahat selama 5 menit. Silahkan melakukan berbagai aktifitas di 5 menit itu. Boleh makan, minum, tidur, beribadah, dan lainnya. Etapi, semua itu dilakukan di batas wilayah kontestan saja, tidak dibenarkan melakukan di luarnya. Makan pun telah disediakan oleh panitia. Jadi, pandai-pandailah memanfaatkan waktu yang hanya sekejab itu 😀 …

***

  • Informasi Penyemangat
6 jam pertama, masih fresh, kontestan berkurang. (doc Dudi)
6 jam pertama, masih fresh, kontestan berkurang.
(doc Dudi)

Di sela-sela tanding, host dari Hard Rock FM menerangkan, apa saja yang akan diperoleh bila kita bisa lolos di babak kualifikasi tersebut. Salah satunya adalah SINGAPORE!

Mungkin ini menjadi pemicu semangat Ejie. Soalnya Ejie kepengin banget bisa keluar negeri. Norak ya? Ngga sih. Ejie kan do’a nya sudah lama mau traveling melihat kota di luar Indonesia, jadi pikiran Ejie langsung tersambung, “Ini salah satu jalan.I can make it! Ayo Ejieeeee…. semangat!”

Kenapa ngga boleh bepikir begitu? Sah saja kan? Siapapun bisa memimpikan sesuatu dan menwujudkannya kok. Percaya dan yakin BISA! Positif akan membawa kebaikan pada pikiran kita. Haaaa… Ejie jadi ingat dulu 😉

Informasi lainnya yakni seluruh transportasi dan akomodasi ditanggung pihak Subaru sebagai penyelenggara. Disana pun dapat uang saku. Nah lho, gimana ngga semangat kan dengar semua itu? Jadilah berlipat-lipat keinginan Ejie untuk bisa ikut ke tahap selanjutnya.

Ngga punya bayangan bagaimana disana nanti. Yang Ejie pikirkan, “Loloskan diri di babak ini, biar bisa ke Singapore. Menjadi duta Indonesia  dengan satu prestasi tentu menyenangkan, bukan? Okeee… semangat terus, Ejie!”

***

  • Ajakan Mundur

Disisi lain, teman-teman Ejie yang ikut, satu-persatu mulai berguguran. Panasnya hari yang menyengat di kulit membuat beberapa dari kami tak tahan. Ada yang menyerah dalam hitungan jam, bahkan setengah jam dari kegiatan berlangsung, cukup lumayan yang mengundurkan diri. Ada yang janjian, di jam sekian, mundur. Lucu juga sih kalau ingat percakapan mereka itu… hhe

Satu dari temanku yang posisi berdirinya berdekatan bilang, “Ejie, mau terus ya? Panas, Jie… sudah yukk..”

Ejie nyengir saja sih waktu itu. Too bad, Ejie sudah memutuskan untuk tetap melanjutkan permainan. Ngga akan mundur sedikitpun. Ejie yakin bisa kok meraih impian.

Lain lagi yang satu mobil denganku, “Ejie, ngapain lama-lama berdiri disini? Capek, Jie.. lagian itu benar ngga dapat hadiahnya kalau menang?”

Ejie senyum saja sih. Ejie hanya berpikir, jika mau mengetahui sesuatu, kenapa ngga dicoba selesaikan saja? Jalani. Kalau yakin benar, semua akan kelihatan pada akhirnya kan?

Meski banyak ajakan mundur, Ejie bersikukuh untuk meneruskannya. Mencoba hal-hal yang belum pernah dilakukan, menhilangkan rasa penasaran atas apa yang disebut kesabaran, belajar menahan ego, belajar menundukkan ketergesaan, serta memenuhi relung hati yang mencoba mencari kebahagiaan dengan jalan yang Ejie buat, boleh kan?

***

  • Challenge Games

Haiyaaaaaaaa…….

Hal lain yang patut diperhitungkan adalah permainan. Dalam Subaru Palm Challenge ini, ada permainan yang wajib kita ikuti. Apa saja? Bervariasikah? Iya…. sangat bervariasi. Semuanya berpulang pada kesabaran. Pelajaran mengalahkan ego, ya teman-teman.

Seperti apa?

Wah, kalau yang ini, mungkin Ejie tambahin ceritanya di judul lain setelah tanding besok ya? Haahaaa….

***

(doc Dudi)
(doc Dudi)
  • 6 jam Pertama

Untuk bisa mendapatkan jam istirahat tidaklah semudah yang diinginkan. Waktu 5 menit istirahat itu diberikan per mobil yang berisi kontestan peserta.

Jadi, sistem antri berlaku disini. Dan juga jangan harapin bisa berurutan dari mobil pertama lalu mobil kedua, juga seterusnya. Seingat Ejie, harus melewati satu permainan dan acak nomor deh. Xixiiiii…. perjuangan yang sepadan kok kata Ejie.

***

  • 6 Jam Kedua

Alhamdulillah, ngga nyangka deh Ejie bisa terus di 6 jam kedua. Semua Ejie pasrahkan saja. Tentunya dengan semangat juang tinggi bahwa Ejie bisa melaju ke tahap selanjutnya donk… 😀

Iya, bukan hanya Ejie yang bertahan untuk menjadi 10 pilihan orang yang akan dikirim ke Singapore, tapi teman lainnya yang ngga tahu deh tinggal berapa orang. Ngga melihat kanan-kiri lagi sisa peserta, hanya berusaha melakukan yang terbaik dan fokus pada kemampuan diri saja.

Pertama kalinya Ejie berdiri tanpa melakukan kegiatan lainnya kecuali pada games yang diberikan.

Oia, disini kita juga ngga boleh pakai topi, pakai kacamata hitam atau bagi yang minus, tidak boleh menggunakan kacamata yang bisa berubah warna menjadi gelap. Kita pun ngga boleh dengarin MP3 sendiri, kan sudah ada host yang ngga berhenti ngoceh, terus juga ada musik yang nonstop kok. Terserah mau joget-joget juga boleh asal ngga lepas telapak tangannya dari mobil yang kita sentuh.

6 jam kedua ini, fisik akan mulai terasa menurun. Apalagi kalau yang ngga biasa berdiri.

Yang Ejie rasakan waktu itu:

  1. Jari manis dan kelingking sudah mulai mati rasa.
  2. Lengan kanan pegal karena posisi Ejie yang memegang jendela samping bagian penumpang, jadi tangan sangat bertumpu pada kekuatan dan ketahanan lengan atas kita.
  3. Pundak, pinggang dan punggung diserang, mantab!

Huaaahhh… berdo’a semoga semua baik-baik saja ya?? 🙂

Ayo main! (doc Dudi)
Ayo main!
(doc Dudi)

***

  • Lucky One

Malam semakin larut, kami masih meneruskan perjuangan menyentuh mobil ini. Kontestan peserta yang letih terus disemangati oleh host yang ramai. Untungnya, masih bisa mendengar celotehan-celotehan berisik host, membuat Ejie tetap terjaga. Suara mereka, alunan musik, lagu dari pengisi acara tetap memberikan warna pada detik-detik penentuan akhir dari sebuah challenge.

Widiiiii… Ejie ceritanya keliling nihhh… akhirnya gimana donk? Wkkk… Ejie bingung mau ceritanya.

Okeee…..Ejie ingat.

Di games terakhir itu, panitia yang terdiri dari para marshall yang ada di wilayah permainan, host, penonton dan entah siapa lagi, terus meneriakkan, “Ejieeee… kamu satu-satunya perempuan yang bertahan. Kita dukung Ejie untuk lolos ke Singapore. Bertahan, Ejieeee…”

Tak terganggu konsentrasi, Ejie mempersiapkan kekuatan yang tersisa di games itu. Mengambil nafas panjang, melap tangan dari keringat, dan berusaha menenangkan diri. Karena jujur, titik klimaks sepertinya sudah mulai menghampiri Ejie.

Beberapa marshall yang siap menjaga pun memberikan semangatnya padaku. Ugkhh.. Ejie kangen mereka yang berperan disana. Menguatkanku disana. Padahal kami baru kenal kurang dari 12 jam hitungan mundur challenge ini. Dan dekat di 10 jam belakang setelah kontestan lainnya berguguran.

Maka, untuk semua yang berdo’a atas diriku, aku mengaminkannya dan fokus pada games akhir ini. Aku terus berdo’a dalam hati, bahwa aku berjuang untuk kedua hati yang tersedia disana, dengan do’a baiknya yang mengiringi langkahku malam itu.

Do’a yang aku minta, “Semua perjuangan ini Ejie berikan untuk keduanya. Bertahan demi mereka, berjuang demi yang terbaik yang bisa Ejie berikan jika waktunya tiba.”

Pada tetesan keringat yang mengalir dari keningku, pada lengan yang telah merasa letih, pada pinggang yang seperti orang encok (gimana rasanya itu?), pada punggung yang pegal, pada pundak yang sakit menahan games itu, seseorang mencolek lenganku dan berseru, “Mba Ejie, masih mau terus begitu? Permainan selesai, mba… kita sudah dapat pemenangnya.”

Ejie yang tidak sadar atas apa yang terjadi, masih bengong. Belum yakin sama ucapan si marshall, ngga mau melepaskan genggaman dari games. Takut salah. Wahahahaaaaaa….

“Benar? Ngga bohong kan?” mengintip dari balik kacamataku.

“iya, ayo mba Ejie. Salah satu pemenangnya adalah mba..”

Lemas, otomatis lunglai dan alat permainan diambil alih oleh marshall. Aku terduduk diantara dua sujud tanpa rencana… dan sujud syukur pada-NYA.

Nangis????? Iyalah haaaaaayyy…. siapa juga yang menyangka Ejie bisa sampai akhir?!? Lama Ejie sujud, sampai dipanggil pakai mic untuk maju ke stage, menerima hadiah sponsor serta apa??

Yeapp… hadiah ke Singapore untuk melanjutkan perjuangan Indonesia disana. Terima kasih, Allah…..

***

  • Ikut Kembali

Tahun ini Ejie memutuskan untuk ikut lagi Subaru Palm Challenge ini. Keputusan ikut ini, Ejie mengalahkan 1 kesempatan gratis traveling lainnya untuk pemenuhan hati Ejie akan alam. Memang, hidup itu penuh pilihan ya? Dan Ejie mengambil pilihan partisipasi challenge.

Selain pemenuhan latihan sabar, permintaan ini pun atas keinginan seorang sahabat yang telah 3 kali berturut-turut menjadi wakil Indonesia untuk Face Off di Singapore. Ia adalah Frendi, the country winner-nya Indonesia dengan rekor yang jauh melampaui Ejie waktu itu.

Demi Frendi, demi Indonesia dan terlebih demi Ejie pribadi, Ejie memenuhi rasa itu untuk berjuang kembali di ajang yang sama tahun ini. Berharap, KESEMPATAN,  KEBERUNTUNGAN dan REZEKI akan mengiringi kembali langkah Ejie kali ini. Amin YRA.
*DO’A dalam hati

***

Ejie Said:

Ejie hanya mau bilang bahwa semangat itu akan selalu ada dalam diri. Meski tak ada seorangpun yang care, meski sedang diuji oleh-NYA, meski kesendirian itu awet untuk Ejie, kemauan yang kuat selalu menemani. Pun dalam kesendirian, hal positif adalah acuan diri untuk harus selalu berpikiran maju bagi diri, bagi kedua hati dan orang yang [mungkin] sayang padaku, nanti.

Terima kasih buat yang sudah mau meluangkan waktunya membaca cerita tak penting Ejie, ya?

Holaaaaa.. keep spirit Ejieeeeeeeee…. 😉 (jie)

***

Advertisements

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

2 thoughts on “Subaru Palm Challenge : Impian 12 Jam”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s