Edisi Resepsi Papandayan: CV Pelaminan Irwansyah Dee Naa (2)

Tahun 2013 sepertinya menjadi tahun yang mempunyai cerita berbeda buatku.
Berbeda karena di tahun tersebut, beberapa teman pendakiku bertemu belahan jiwanya dan melangsungkan pernikahan.
Kisahnya pun berbeda.
Nah, Ejie merangkum 1 cerita manis dari pasangan pendaki yang mengakhiri masa kesendiriannya di pelaminan.
Mariii..

image

In reception at Mount of Papandayan (doc Tom Yoichi)

***

Gunung Papandayan
Februari 22nd, 2014

Cinta tak selalu harus melalui proses pendekatan bertahun-tahun. Jika sudah merasa pas, dan sudah memilih, cinta takkan lari kemana. Prosesnya mungkin sudah berlangsung ketika mata hati memberikan sinyal, dialah pilihan hidup…


Jodoh, mungkin lebih tepat disebut seperti itu. Meski orang yang disuka pernah menjalani kedekatan bersama orang lain dalam kurun waktu tak lama, hati tetap mengarah pada pilihan hati yang sudah dijatuhkan. Entahlah, bagaimana rasa bisa menentukan apa yang terbaik bagi dirinya. Hal demikian, jika bukan karena pribadi masing-masing yang mengerti apa yang sesungguhnya terjadi, pastilah hanya Allah yang mengetahui segala jawabnya. Dan pilihan menunggu Irwansyah (Irwadi Hidayat) ini berlaku pada Dee Naa, sang pujaan hati dan teman sependakian.
*ya ampun… ngomong apa Ejie ini? ๐Ÿ˜€

***

Cerita Dee Naa

Together must be stronger than before ;) (doc Tom Yoichi)
Together must be stronger than before ๐Ÿ˜‰
(doc Tom Yoichi)

Dee Naa yang aktif di kampusnya, mempunyai hobi kendo (seni beladiri yang berasal dari Jepang), ketika itu baru 2 kali mendaki gunung. Dan Oktober 2012 itulah ia bertemu pertama kalinya dengan suaminya ini, Irwansyah di Gunung Cikuray.

“Dee Naa selalu dibelakang, mas Ir sweaper,” kenangnya.

Irwansyah memang selalu berada di garis belakang tiap kali melakukan penanjakan. Tak lepas dari keberisikannya menyanyi, istirahat masak di kala letih menyapa, sekadar menghangatkan perut dengan menggodok kopi atau mie bila lapar. Itu adalah Irwansyah yang saya kenal.

“Dee Naa baru tahu kalau ternyata satu kampus dengan mas Ir di Cikuray itu, tapi beda jurusan,” tambahnya saat chatting.

Lama tak bertemu, nonton bareng 5 cm pun mempertemukan mereka kembali walau hanya sempat say hai saja. Kemudian tenggelam tak ada kabar lagi.

Januari 2013, Dee Naa sempat dirawat di sebuah rumah sakit swasta akibat hepatitis, membuat mereka sepertinya digariskan bertemu kembali. Sejak menjenguk Dee Naa (sendirian), Irwansyah rajin berkomunikasi dengannya. Lucunya, Dee Naa sempat jadian dengan orang lain dan ngga lama juga sih, hingga akhirnya memutuskan sendiri. Lagi-lagi, seperti sebuah kisah terencana, sang sutradara, kembali menyusupkan Irwansyah untuk mengisi hari-hari Dee Naa (lagi).

Tahukah? Irwansyah menyatakan perasaannya pada Dee Naa ketika dinner, 20 Juni 2013. Meminta Dee Naa bukan sebagai pacar, melainkan istri.

What? Can’t imagine that, right??!? Cool, i think. Whoaaaa ๐Ÿ™‚

“Can’t believe he can be that brave enough proposing me,” ujarnya dan meneruskan, “Mas, kalau baca ini ndak usah ke-geer-an yak?”

Hahaaahah…. jelas aku ngakak baca kalimat Dee Naa. Lah, wong kami ngobrolnya di wasap Irwansyah. Waktu itu Irwansyah sedang makan, dan Dee Naa lah yang mengambil alih percakapan dimana sebelumnya kulakukan dengan Irwansyah terkait keinginanku menulis tentang mereka dan resespsi di Gunung Papandayan lalu. Dee Naa bersahabat, ngobrol santai denganku.

Hmm… ngobrol dengan Dee Naa ini banyak membuatku nganga pisan. Dari cerita biasa, lalu terbelalak dan akhirnya ngakak. Padahal kami tidak sempat ngobrol banyak waktu di jalur dan camp Papandayan. Aku baru kenal Dee Naa, ya waktu di resepsi Papandayan saja, tapi sudah bisa bercerita seru meski dunia maya adalah penyambungnya.

Dan Irwansyah (maaf ya Dee Naa, kebiasaan manggil Irwansyah gegara dikenalin pertama kali sih begitu sama mas Fruu, temannya mas Ir mu itu), dia membuat Ejie melongo menyimak tiap kalimat yang diluncurkan mengenai Dee Naa. Xixiixixiii

***

CV dan Interview

Untuk memastikan yang diajukan Irwansyah, mereka sepakat untuk saling tukar-menukar CV.

“Waks?! Ada yah tukaran CV
pengajuan ngajakin jadi istri?” tak percaya aku.

“Ada donk. Masa baru kenal minta langsung jadi istri, ya ngga donk,” jawab Dee Naa.

Pengakuan Dee Naa, ia melakukan tukaran CV, saling bertukar interview, shalat istikharah, sampai saling mengetahui teman-teman mereka masing- masing. Demikian pula Irwansyah. Pendekatan dan penjajakan ala mereka menuju jenjang pernikahan dilakukan.

2 minggu setelahnya, Dee Naa merasa mempunyai visi, misi dan feeling juga sama, dan merencanakan untuk melanjutkan hubungan tersebut ke arah serius.

“He ask to propose me through my parents,” Dee Naa said.

Wow, wooooww… jungkir balik ngga tuh dengan kegigihan Irwansyah? Gas pooooooolll ^_^
***

Cerita Irwansyah

Singkat tapi nampol banget sih kalimat Irwansyah sewaktu Ejie menanyakan bagaimana ia memutuskan Dee Naa sebagai pasangan hidupnya.

Irwansyah mengatakan, “Indikasi pertama jelas chemistry, Jie. Terus tukaran CV. Kan dari awal sudah tahu hobinya sama, jadi sebelum baca CV nya sudah punya gambaran seperti apa sosok Dee Naa. Tinggal melanjutkan untuk serius saja.”

Menurutnya, ia memang serius ingin mengajak Dee Naa ke jenjang pernikahan, segera dilaksanakan. Tapi kalau tidak serius, ya sekalian dibatalkan saja niat mendekatinya.

“Kalau mencari pasangan hidup, ngga perlu berlama-lama. Serius dengan niat baik, tukaran, baca CV dan interview. Sudah, lakukan,” ucapnya mantab mengakhiri pembicaraan.

***

Segala sesuatu yang dimulai dengan niat tulus saling melengkapi kekurangan dan meng-amin-i kelebihan tiap pasangan, menjalaninya dengan do’a serta direstui kedua belah pihak, tiadalah lebih dari indah sekadar hanya mengkhayalkannya saja dan mendapatkan kesenangan duniawi.

Irwansyah Dee Naa…
Pakaianmu adalah pakaiannya. Jadi, saling rukun dan menjagalah kalian berdua hingga syurga-NYA adalah tujuan kalian. Semoga Allah selalu melindungi tiap langkah yang kalian tapaki di dunia ini. Amin YRA.

Sedikit hadiah tulisan dan do’a tulus Ejie berikan untuk kebahagiaan kalian. Teruslah mendaki tak hanya di dunia, namun pada-NYA..

Berbahagialah Irwansyah Dee Naa ๐Ÿ˜‰ .…. (jie)

***

image

After reception, detect all the faces ๐Ÿ˜€ (doc Tom Yoichi)

Advertisements

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

18 thoughts on “Edisi Resepsi Papandayan: CV Pelaminan Irwansyah Dee Naa (2)”

  1. ini barengan kesananya…aku bawa peserta juga kesana, liatin hebohnya nih uda org…seru banget…hehehe ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s