Makassar: Es Pallu Butung di KRI 591

(doc Erick Samuel)
(doc Erick Samuel)

Hebatnyooooo orang Indonesia ikoooo…
Bukan hanya kapal selam lho yang dimakan (makanan khas Palembang, pempek kapal selam, red), palu pun bisa dimakan. Heheheeeh..
Hmm.. Palu seperti apa ya?
Yuklah, ikut Ejie kuliner nih.

***

Terminal Peti Kemas Makassar
Sandar KRI Surabaya 591
September 20. 2012

Memang sih kami, peserta dan pendamping yang ikut dalam Sail Morotai 2012 diberi kesempatan untuk pelesiran (jalan-jalan, red). Kapal kami, KRI Surabaya 591, ketika itu berlabuh di Terminal Peti Kemas Makassar. Dan karena sebelumnya aku dan beberapa teman ikut survey ke 3 pulau spearmonde di Makassar yakni, -pulau-lae-lae/, -pulau-khayangan-, samalona-, jadilah waktu untuk pelesiran kami tinggal sedikit. Tidak semua tempat bisa kami datangi meski hanya kuliner singkat.

Naaaaahh…

Kak Agus, Zela dan aku adalah 3 orang yang tak sempat mencicipi banyak kuliner Makassar. Saat kapal harus kembali berlayar, ada 2 macam makanan khas Makassar yang tidak sempat kucicipi. Namanya Es Pisang Ijo dan Es Pallu Butung. Wuiihh, padahal kata teman-temanku yang puas berjalan-jalan sejak pintu kapal dibuka pagi hari, kuliner tersebut wajib dicoba! Apa daya tak kesampaian. Manyun?? Ohh.. tidak juga.

Karena di hari yang singkat itu, rezeki tetap berteman denganku. Temanku Icha (peserta asal Bali) ketika berpapasan denganku di kantin kapal tempat kami biasa menghabiskan waktu dengan bermain, mengobrol, latihan atau sekadar menikmati cemilan bakso kapal di malam hari, tiba-tiba saja mengajakku duduk bersama beberapa orang lainnya.

Icha meletakkan sebuah bungkusan di meja, mengambil mangkuk dan sebuah gelas. Lalu… TARAAAAAAA.. ES PALU BUTUNG ada dihadapanku, huwaaaahh!

(doc pribadi)
(doc pribadi)

Wawww!
#salto lewatin 2 samudera (lebeeehh 😛 )

Rezeki? Iyaaaps! Akhirnya Ya Allah, lidah ini mencicipi juga 1 diantara 2 es wajib kuliner Makassar. Alhamdulillaaaaahh… rezeki memang ngga akan kemana kan?
#slruuuupphh… sedoooooottt ahahaaha

***

Kata teman Ejie, kawasan kuliner Makassar itu berada di Jalan Pasar Ikan. Tempat yang sering dikunjungi untuk mencicipi berbagai kuliner khas Makassar ada di Rumah Makan dan Cafe 999, sepertinya sangat terkenal disana.

Es Pallu Butung ini memiliki komposisi yang sangat mirip dengan Es Pisang Ijo. Sama-sama berbahan dasar pisang. Pisang kepok yang sudah dikukus terlebih dahulu. Satu hal yang membedakan adalah pada Es Pallu Butung, pisangnya tidak dibalut dengan adonan berwarna hijau, melainkan berupa irisan pisang saja. Cita rasanya pun hampir sama, manis karena diberi topping sirup berwarna merah dan sedikit asin dari bubur sumsumnya. Paduan yang pas jika dimakan pada siang hari yang terik. Sedapnya lagiiiii….

Terima kasih ya Icha yang sudah ajak Ejie ikut melepaskan rasa lidah yang tertunda.. 🙂 Hitungannya, makan Es Pallu Butung ini Rp 0,- AYEAAYY! (jie)

***

(doc Erick Samuel)
(doc Erick Samuel)
Advertisements

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s