Salassa Guest House, Recomended Place

(doc pribadi)
(doc pribadi)

Posisi sedang di Tanjung Bira? Cari penginapan yang sesuai kantong? Lapar tapi mau makanan enak yang juga bersahabat? Hmmm… Musti coba menginap di salah satu guest house antik ini deh. Sederhana, komplit dan lega! Horeeee….

***

Tanjung Bira
19 Juni 2014
Pukul 13.35 WITA

Wohoooo…. akhirnya kami mendapatkan tempat beristirahat atas rekomendasi teman #GetStranded ku Dea Sihotang yang mendapat wilayah Bukittinggi #Andalas sebagai hadiah menang lomba blognya. Aku baru kenal Dea di #GetStranded, tetapi sudah berbuah rekomendasi untuk bermalam. So, perjalanan Terminal Malengkeri-Tanjung Bira, hanya perlu menemukan alamat yang dituju saja. Aman kan? 😉

Tiba di tempat, kami langsung check in. Urusan penginapan, pesawat dan gadgeting memang mate bisa diandalkan. Tak perlu repot karena masing-masing kami ada porsi penugasan masing-masing. Santaaaaaii…

Penginapan sederhana berlantai dua ini, berupa rumah kayu dengan aksen batu pantai yang ciamik. Berwarna coklat dan kalau malam, kesan cozy di ruang makannya asik banget dengan lampu-lampu romantis dan hangat di atas meja makannya. Menambah selera makan!

s3

Salassa Guest House didirikan oleh Kak Erik (owner) sejak 2001 dan menikah dengan Kak Shanti di 2005. Selain sebagai pemilik guest house, mereka juga traveler. Jadi, bisa mengobrol apapun mengenai keindahan alam dengan mereka. Bertukar cerita maupun meminta saran berjalan-jalan di Makassar dengan mereka juga seru loh?? Kak Erik dan Kak Santi akan merekomendasikan tempat kuliner wajib coba juga bagi para pejalan.

Penginapan ini termasuk dalam hitungan kantong backpacker. Cukup merogoh Rp 120.000,- per malam sudah termasuk mendapatkan fasilitas:

  1. Kamar berspringbed
  2. Kipas angin
  3. Sarapan

Tersedia kamar mandi luar 2 buah dengan teras belakang yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat jemuran baju. Di balkon atas (depan), terdapat hammock (ayunan) terbuat dari kain yang sengaja diletakkan disana untuk bersantai.

Bukan hanya mengenai penginapannya saja, tetapi makanan yang disajikan disini pun rekomen banget. Kak Shanti yang ramah itu ternyata seorang chef juga. Ia memasak sendiri makanan yang disuguhkan bagi para tamunya. Oleh sebab itu, sebaiknya sabar menanti jika anda memesan makanan disana. Tapi tidak akan kecewa dengan masakannya.

Untuk makanan, harga yang ditawarkan pun standar. Antara Rp 15.000,- hingga Rp 60.000,- untuk makanan laut.

***

(doc pribadi)
(doc pribadi)
(doc pribadi)
(doc pribadi)
Advertisements

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s