#GetStranded #Celebes: 35 Ribu ke Pulau Liukang Loe

Diambil dari alun-alun Pantai Pasir Putih Tanjung Bira. (doc pribadi)
Diambil dari alun-alun Pantai Pasir Putih Tanjung Bira.
(doc pribadi)

NIHAO…
Pagi yang ceria bagi sunrise hunter.
Asik! Bira memang penuh kejutan buatku. Kelengkapan Pantai Bira dan kesenangan bonus lainnya.
Pulau, kenyang, tugas rahasia, pantai dan hitchhiking!
*triple wink

***

 

Sunrise Pelabuhan Tanjung Bira (doc pribadi)
Sunrise Pelabuhan Tanjung Bira
(doc pribadi)

Tanjung Bira
20 Juni 2014

Pukul 07.30 WITA

Puas menikmati sunrise di Pelabuhan Tanjung Bira, kami segera memenuhi janji. Langit begitu cerah. Biru dimana-mana. Kami memulai petualangan laut yang seru bersama ke 13 orang teman dari MAN 2 MODEL Makassar. Dari Tanjung Bira ke Pulau Liukang Loe, hanya setengah jam. Biasanya sih sekitar 15-20 menit kata temanku, tapi hari itu ombak lumayan tinggi nampaknya.

liukang22

Boat bergerak kencang. Beberapa teman, duduk di depan menikmati langsung pemandangan laut lepas dengan biru membahana. Sebagian merapat di badan kapal, berhimpitan karena kami melompat-lompat disebabkan kapal yang begerak kencang. Mungkin merasa sedikit mual mereka. Soalnya beberapa sudah mulai terlihat menundukkan kepalanya. Sedangkan aku dan mate cukup duduk santai di belakang sambil menikmati cipratan air yang kadang masuk akibat hempasan kapal sesekali bertanya pada si bapak yang bernama Andeng.

Spot pertama dengan kedalaman sekitar 3 meter, dan aiiihh… aku tak sanggup menahan rasa ingin segera menceburkan diri ke dalam kilatan air yang tampak begitu bening dari atas. Hijau tosca dan biru! Wow…

liukang21

Aku melaksanakan tugasku dulu, biasalah video-an buat dokumentasiku nanti. Oia, kami patungan sewa kapal ini Rp 35.000,- per orang. Dan kalau tidak membawa alat snorkeling sendiri, bisa menyewa langsung dengan orang kapalnya menambah Rp 5.000,- sudah mendapat masker, snorkel dan life jacket tanpa fin. Karena aku mempunyai dan membawa alat sendiri, jadi tidak perlu menyewa. Sementara mate agak ngeri untuk ikut bermain bersamaku di bawah laut. Jadilah ia hanya melihat dan mendokumentasikan kami dari kapal saja.

Ada yang aku lupa, kamera underwater!! Oh noooooo… padahal menurut Pak Andeng, di Tanjung Bira ada penyewaan kamera underwater lho. Harganya Rp 50.000,- sampai 70.000,- per sekali sewa. Ihh, nyesal banget ngga sih rasanya?
*mewek

liukang24

Lupakan! Lihat! Terumbu karang hidup berwarna-warni yang ikut bergoyang ke kanan dan kiri mengikuti alunan air di sekitar. Ikan-ikan kecil yang berseliweran, ramai. Ada warna kuning, biru, donker garis-garis, dan hitam kecil yang berenang gesit menyelinap di balik coral reef di dasar sana.liukang26

Untuk menikmati alam bawah laut di pulau ini, tak perlu diving juga sih. Dengan freediving (menyelam bebas dengan alat dasar snorkeling saja, red) pun, kita sudah bisa menyelam di kedalamannya. Dan aku jadi teringat Pulau Dodola ketika sebuah sinar mentari pagi yang turut mewarnai bawah laut Liukang Loe, membias diantara kerumunan lintasan ikan kecil dan hamparan terumbu karang api, dan karang berwarna  di dekatnya. Subhanallah…

Ada kejadian lucu! Ketika mate yang sedang asik merekam aktifitas kami snorkeling. Kacamatanya jatuh dan nyemplung ke laut! Bhahaaaaha.. kalap, otomatis ia memanggilku dan meminta tolong mengambilkan kacamata yang ada di dasar. Jelas aku harus mengambilnya, karena ia tidak membawa kacamata cadangan lain. Kukeker dibawah sana untuk memperkirakan tempat jatuh agar bisa mengambilnya. Ternyata, tidak jauh dari kapal dan posisi ia berdiri ketika itu. Aku menyelam. Kacamatanya, nyangkut di antara terumbu karang berwarna coklat dan karang berbentuk bunga. Kacamatanya sedang dikerumuni ikan-ikan kecil, mungkin merasa aneh dengan kacamata itu. wahaahahh

liukang27Tak lama snorkeling di spot pertama, kami pindah posisi spot yang kedua, masih di Pulau Liukang Loe. Kali ini kedalamannya 3-5 meter. Waaaww.. dan aku bisa lebih leluasa lagi meilhat keindahan terumbu karangnya yang masih terjaga. Bentuknya bervariasi lagi. Ada terumbu karang berwarna coklat menggumpal bak awan, ada pula yang meneduhkan seperti memakai selimut. Dan hei! Aku melihat si lucu nemo lho dibawah.

Di spot kedua ini, bulu babi atau landak laut juga ada di kedalaman yang 3 meter. Tidak terlalu banyak sih, tapi lumayan juga karena terselip diantara terumbu karang yang ada. Harus hati-hati kalau tidak menggunakan fin atau booties.

***

liukang25

Advertisements

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s