Journey Notes: Mendadak 5 Puncak

7 puncak (Doc pri adi, taken from grup JGB)
7 puncak
(Doc pri adi, taken from grup JGB)

Waktu yang kupunya kurang dari 40 menit menulis. Kuusahakan mengingat sebisa mungkin. Karena perjalanan mendadak ini begitu penuh di aliran darahku. Maaf untuk ketidaksempurnaan ini.

***

Cacatan memoriku tanpa sengaja melihat flyer yang terpampang dari sebuah grup di sosial media. Postingan Yanstri pun mengingatkanku akan perjalanan yang telah kutunggu.

Segera kucari contak person dan kutelusuri informasi di Jelajah Gununb Bandung tersebut. Grup yang lumayan lama aku terdaftar di dalamnya, tetapi selalu gagal dan belum sempat gabung nanjak bareng.

Kang Unu!ย Yap, segera kujapri doski.

Singkat cerita, aku terus berkabar dengannya. Memberitahykan keberangkatanku ke Bandung yang baru bisa kulakukan per Minggu (10/10). Masalahnya, aku yang buta peta, selalu terkendala dengan yang namanya jalur. Aku juga tidak berniat melakukan hitchhiking, karena aku harus prepare fisik untuk perjalanan dan nniat mengikuti sisa 5 puncak dari 7 puncakmyangbtelah dilakukan sebelumnya.

Saat ini, informasi yang kuperoleh, Gunung Masigit (17/10) dan Gunung Malabar (18/10) sudah selesai didaki. Tim yang dari awal mengikuti summit 7 puncak adalah, Mang Ading (chief), Kang Pepep, Kang Ali, Teh Mila dan Yunita (Jakarta). Sementara Yanstri dan teh Kuke ikut di kedua gunung tersebut sudah turun.

***

Pukul 19.40 wib

Aku ikut mobil adiiku yang akan mengarah pulang ke Ciputat dan diturunkan di Terminal Kp. Rambutan. Kucari Saluyu atau Primajasa, bus yang mengarah ke Terminal Leuwi Panjang dan harus turun di Gerbang Tol Pasir Koja sesuai arahan Kang Unu.

Too bad!

Aku lupa kalau hari itu adalah hari bola. Jakarta penuh dan berimbas juga pada bus-bus antarkota khususnya tujuan Bandung.

Yasalam! 1,5 jam aku berdiri dan duduk sambil celingak-celinguk di terminal. Setelah tanya dan dapat informasi lebih seputar kendaraan, aku mengambil keputusan untuk menunggu di Pasar Rebo.

Sama ternyata!

Bus jurusan Bandung, Leuwi Panjang hampir tak ada. Kuputuskan menyambung. Naik Primajasa dengan tiket Rp 40.000,- tujuan Kopo. Kukabarkan pada Kang Unu.

“Ejie turun di Kopo. Miko Mall ya, Jie. Itu turun di tengah, jadi jangan kelewatan. Kalau sudah sampai, kabarin nanti,” pesan Kang Unu di WA.

Karena ngantuk dan takut terlelap, aku berpesan pada supir dan kondektur minta diturunkan di Kopo Miko. Kemudian, Zzzz… aku bobok!

***

Pukul 23. 39. Wib

Kondektur membangunkan dan mengingatkan bahwa sebentar lagi Kopo. Aku bersiap dan bergegas turun ketika bus menepi.

Kupotret mall dan mengabarkan posisiku. Ohh my.. Kang Unu mungkin tidur,mkarena WA hanya centang 1. Demikian pula Reza, teman JGB backup kontak yang diberikan Kang Unu. Dan hei, Kang Adis juga!

Waahh.. cocok banget kan, aku cengok. Sungguh, aku lupa tanya basecamp JGB dimana? Hhaahha.. duasar Ejie! Mendadak sih boleh aja, penasaran dan suka pergi on the spot juga boleh. Tapk urusan lokasi, kok ya bisa lewat yak dari catatanku? *ketokin Ejie!

Akhirnya kuteruskan kebingunganku pada komen di postingan JGB sebelumnya. Untungnya banyak yang merespon pertanyaanku. Dan aku akhirnya di pick up dan aman di basecamp JGB akhirnya dinihari itu.

Basecamp JGB (Doc pribadi)
Basecamp JGB
(Doc pribadi)

Kang Unu mem-brief sedikit aku yang tak terlalu tahu informasi yang beredar karena ada beberapa postingan yang seharusnya aku baca, tapi hilang. Hheheh.. off the record aja yaakk..

Aku diwajibkan tidur meski dinihari. Soalnya harus bangun pukul 04.30 wib paling lambat.

***

Pukul 04.15 wib

Aku terbangun oleh alarm tab dan suara adzan subuhnyang memanggil. Sikat gigi, wudhu, shalat dan berganti kostum. Sisanya, baju untuk pulang, kutinggalkan di basecamp.

Berkendaraan motor bareng Kang Unu dan Teh Kuke, menujumke Stasiun Bandung. Antriannlumayan panjang dan teh Kuke menyuruhku membeli tiket jurusan Cicalengka seharga Rp 4.000,-

Ticket to Cicalengka (Doc pribadi)
Ticket to Cicalengka
(Doc pribadi)

Kini perjalananku hampir tiba. Disana Kang Ferli, pick uper kedua ku telah menanti. Seperti biasa, Kang Unu adalah penyambung silaturahimku pada teman dan sahabat baru di tim summit 7 puncak Bandung.

Mohon do’a nya ya teman-teman…

Perjalanan akan kulakukan sejak dari Cicalengka ini. Semoga selamat, sehat dan tiba di tujuan hingga nanti kembali bersama di basecamp JGB. Amin Ya Rabbal Alamin.

Semangat 7 puncak!

Bismillah…. (Jie)

Advertisements

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s