simple cullinary, wisata kota

Aroma Sejuk No 27 Coffe YK

Cerita janji kopi ketika menang lomba photo di instagram. Nyasar sedikit walaupun diantar Abbay yang ngerti Jogja. Serta aroma kopi yang memenuhi rongga.
Huuummm ~

Sudut No 27 Coffee
Doc pribadi



Waktu itu, saya janjian sama tim dan pemenang lomba foto kuliner @javafoodie disini. Berjuta pilihan kuliner bisa dicari di Kota Gudeg ini. Varian? Yeap. Salah satunya adalah tempat beraroma kopi dimana saya akhirnya memenuhi janji bertemu dengan teman pemenang lomba foto di instagram tahun lalu, Nuri.

Tempatnya asik. Dari pondasi pintu masuknya saja sudah kece. Bata merah dengan line putih di sekelilingnya dengan pilar-pilar membentuk huruf U yang terbalik. Terlihat tinggi dari luar, bangunan di dalamnya tidaklah terlalu luas, dengan kamar mandi terpisah dari kedai kopinya.

Pas buka pintu, nyaman ademlah pokoknya. Lampu kuning paduan putih untuk sebuah kedai kopi memang memberikan warna teduh dan terkesan hangat ya? Adem, karena sejuk AC disana. Lumayan membuat sejuk tubuh dari luar yang berpanas-panas ria.

Pilihan kopinya juga varian kok. Ada manualnya juga. Entahlah, saya tidak terlalu paham mengenai kopi. Eh, tapi selalu saja tertarik memasuki kedai kopi karena aromanya selalu menggugah rasa. 

Kalau ngga bisa terlalu ngopi juga ngga salah masuk kesana. Seperti saya yang hanya #penyukaaromakopi . Segar banget aroma kopinya. Varian minumannya juga terbagi dua, coffee dan non coffee. 

Umm, walaupun saya tidak bisa minum kopi hitam, hitungan latte art coffee, masih bisa masuk di lambung saya. Kalau lihat baristanya bikin latte, huwaaaaaaaa..... jangan kedip deh! Salah satu rekomen yang juga jadi acungan jempol disini. Harganya sekitar 20K deh.

Ada juga pilihan lainnya seperti Frozen Avocado (seperti banana float kalau liat hasilnya. Menggiurkan!), Cappucino, Caramel Macchiatto atau Peppermint Mocca. Ya itu semua pilihan bukan dalam bentuk kopi hitam. 

Adapula Affogato, pilihan kesukaan ini kalau di coffeshop. Es krim seru dengan rasa kopi yang meninggalkan rasa tak tertahankan! Huaaaaaa.... kangeeennn <3

Berada di Jl. Pringgodani nomor 14, Dusun Demangan Baru, Catur Tunggal, saya diantar Abbay yang tahu jalan-jalan di Yogyakarta. Tadinya agak kesulitan mencari tempat ini. Ternyata begitu dapat petunjuk jelas dan bertanya mengandalkan GPS (Gunakan Penduduk Sekitar), lah.. tempat ini sudah kami lewati sebelumnya. Hhhahaha... ya maklum, kan bukan anak nongkrong yang hapal tempat kan? Agak nyasar sedikit bolehlah dimaafkan ;)

Untuk yang suka nongkrong di coffeeshop, pilihan No 27 Coffee ini asik. Bisa betah berlama-lama disana. 

Tempatnya homy ngga hectic, kesan santai dan bersahabat karena sepertinya dikhususkan pada orang-orang yang ingin terlihat santai ngobrol. Selain itu kita juga bisa mengerjakan tugas kuliah atau kantor, menghabiskan waktu dengan hanya secangkir kopi dan bacaan, maupun sekadar kongkow tanpa dikejar waktu harus kemana. Coffeshop ini sudah ada sejak tahun 2014

Jadi, mau mampir ngga, ngengs? (jie)

***



Location: @no27coffee Jl. Pringgondani No. 14, YK
Open Hours: 09 am-11 pm
Pic taken by: @jejeresaputra .

Breng Nuri di selasar No 27 Coffee
Doc and taken by Jeje @javafoodie


#ceritaejie 
#ceritakopi 
#nomor27coffee
#kopi 
#coffe 
#coffeestory 
#coffeetime 
#indonesiancoffee
#pringgondani
#diy 
#yogyakarta 
#indonesia
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s