Paramonster: Instagramable Spot dan Pandang Gunung dari Puncak Becici

Kota berjuta tempat wisata dan kuliner ini, selalu saja bikin kangen. Beberapa tempat wisatanya pun, sekarang sudah bisa digunakan sebagai tempat menggantung. Salah satunya Puncak Becici yang terdapat di kawasan Imogiri. Banyak spot-spot keceΒ juga disana. Sudah kesanakah?

Spot atas bertuliskan Puncak Becici.
Doc and taken pic by Abbay.

Spot Foto Puncak Becici

Kami mempersiapkan beberapa keperluan dan kebutuhan kemping. Rencana berangkat yang tadinya pukul 20.00 Wib, jadi molor sekian jam dari waktu yang ditentukan. Ya maklum, saya kan pengikut saja karena memang ngga hapal juga daerahnya. Jadi urusan konvoi mah, yang atur ya para empunya wilayah Yogyakarta donk πŸ˜€

Berada di daerah Dusun Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, perjalanan menuju ke lokasi menempuh waktu sekitar satu setengah jam dari pusat keramaian Yogyakarta.

Spot foto di salah satu pintu camping ground.
Doc and taken pic by Abbay.

Kawasan Imogiri dengan pohon pinusnya, merupakan satu diantara beberapa pilihan yang bisa dikunjungi. Termasuk dalam wilayah kerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Yogyakarta, pengunjung bisa menikmati spot-spot yang ada disana. Selain itu, senja di kawasan tersebut pun bagus bila cuaca mendukung.

Untuk spot foto juga ada di beberapa tempat. Tak jauh dari pintu masuk, ada tempat serupa photo booth, berbentuk hati dan sebuah tulisan Puncak Becici.

Candid Abbay di jembatan bambu πŸ˜€
Doc pribadi

Di sudut lain agak ke atas, juga ada tulisan besar terbuat dari ranting atau batang pohon. Ada jembatan bambu area berfoto, ada spot di atas berupa gardu pohon juga seperti Kalibiru, dan ada gapura sederhana terbuat dari kayu, pun bertuliskan Becici. Selain itu, tersedia area camping ground jika ingin berkegiatan dengan jajaran pohon pinus di sekitar. Bisa hammock camp atau tent camp.

This slideshow requires JavaScript.

Sementara fasilitasnya juga cukup mendukung. Tersedia musholla, warung jajan, gazebo, bangku-bangku yang terbuat dari kayu tertata rapi, air yang berlimpah serta toilet di beberapa titik.

Dijelaskan oleh salah seorang pengelola disana, fasilitas yang ada di Becici merupakan swadaya dari masyarakat sekitar dan bekerja sama dengan RPH.

Tempat yang semula hanya merupakan hutan produksi getah pinus ini, dijadikan tempat wisata pada akhirnya. HTMnya juga ngga mahal kok. Kita hanya membayar sebesar 10 ribu per orang, sudah termasuk kemping dan parkir motor.

***

Hammock camp, yeayy
Doc pribadi

Gagal Panguk, Kemping Becici

Paramonster, demikian saya menyebutnya. Pasukan para jagoan makan dan chef kemping yang terdiri dari Abbay, Rosyad, Nasceb dan Acil (mirip Gudin HI DKI Jakarta ini dia). Dua orang pertama adalah para jagoan makan, tim saber makan. Sedangkan dua orang terakhir adalah para chef andalan tim saber. Semuanya juga tergabung di DIY Hammockers.

Paramonsters versi Uno πŸ˜›
Doc by Abbay
Taken pic by Rosyad

Ya, rencana kami jalan dari Seturan dan berkumpul di kontrakan Nasceb. Berangkat bareng dan waktu sudah menunjukkan pukul yang kelewat malam. Ngantuk saya. Tapi ya mau bagaimana? Tiap konvoi motoran, selalu saja begitu kejadiannya. Sama keluarga Upoh pun sama. Malam menjelang dinihari.

Tadinya kami mau coba kemping di Bukit Panguk, Kediwung, Dlingo, Bantul. Jaraknya sekitar 2 km dari Kebun Buah Mangunan. Karena hari sudah malam menjelang dinihari, kami agak kesulitan mencari arah yang dimaksud. Sampai kami pun juga beristirahat sejenak di tempat wisata fenomenal lainnya, ala titanic versi Jogja.

Malam disana memang sulit untuk bertanya pada warga sekitar. Untungnya ada beberapa pemuda kampung sana yang masih motoran. Kami bertanya arah, memastikan jalur maps yang terpampang di hp Abbay. Dari penjelasan mereka, kami sudah berada di jalur benar. Ikutin penjelasan dan arah maps, sampailah kami di Kediwung.

Spot kemping kami dekat pohon bengkok.
Doc pribadi

Hitungannya mungkin survey ya lihat lokasi. Mungkin karena gelap dan melihat kondisi tempat, ditambah mata yang sudah mengantuk, kami akhirnya memutuskan kemping ke Puncak Becici. Putar balik dan sampailah di Becici.

Kami memilih lokasi sama dimana sebelumnya Abbay, Rosyad dan saya pernah sekadar menggantung (hammock) biasa. Di tempat yang ada pohon miringnya. Bukan miring juga sih, tapi bengkok kali yah? Hhehheehe

Spot sudah dipilih dengan dataran dimana kami bisa memasak, sarapan dan makan bersama di pagi hari nanti. Acil mendirikan tenda di tengah, sedangkan kami memasang hammock dan perlengkapannya.

Hammock and tent camp in our spot.
Doc pribadi

***

Uno Paramonsters

Libur bersama orang-orang terpilih itu, punya banyak cerita seru yang bisa dibagikan, bukan? Coba saja. Saya yang (selalu) bangun kesiangan kala tengah kemping dimanapun (kalau sedang tidak berkegiatan), atau benar-benar menikmati tidur di alam, atau ketika berjalan-jalan kemanapun, akan bisa menyesuaikan waktu dan tempat.

Ehh, tapi ya wajar kan kalau sampai di tujuan sudah lewat dinihari? Pukul 04.00 wib lalu set up hammock dan tenda kan juga memerlukan waktu. Jadi ya sah saja kalau bangun kesiangan.

Otak dan tubuh akan berkoordinasi dengan baik menempatkan sisi mana harus berlibur, dan sisi mana harus bekerja. Dan kemping mungkin salah satu relaksasi yang menyegarkan porsi kerja tubuh kita. Meringankan pikiran dari berjuta pikiran-pikiran macet yang kadang bergerumul dalam kepenatan rutinitas otak.

Kemping sama paramonster, ya jelas senang saya. Masakan kami sharing, godog bareng, enak, kenyang, padat, sehat. Kurang apalagi coba?

Lalu ketika mereka asik bermain uno, saya juga ikut bermain meski hanya sebentar (soalnya ngga fasih main). Setelahnya ya cari kesibukan saja sambil nungguin mereka yang tetap berkutat haha-hihi dengan keseruan unonya.

Walau cuma nontonin mereka main, saya senang juga Habisnya ikut ngakak kalau itu main kartunya balik arah, atau gimana gitu. Ngeselin juga kalau dapat giliran ngambil kartunya banyak. Waahahahha… ngga kelar-kelar elaaahhh ~

Pada spot diatas, kita juga bisa melihat pemandangan Kota Yogyakarta dalam bentuk mini loh. Duduk di gardu pandang diatas pohon, atau berdiri dekat tulisan Puncak Becici. Kalau malam pun terlihat jelas city lightnya.

Kalau yang tengah beruntung, bersahabat dengan langit, senja tentu akan meronakan sisi dramatisnya. Membiarkan angan melayang jauh meninggalkan sudut-sudut kesendirian pada batas senjanya disana. Haahahaha… sayang, saya juga tak bisa melihatnya.

Kata Abbay lagi, kalau langit cerah, dari Puncak Becici, kita bisa melihat pemandangan Gunung Merapi dan Gunung Sumbing juga. Cukup mendengarkan cerita Abbay saja, saya bisa membayangkannya kok.Β Sayangnya, waktu pertama kali kesana, cuaca mendung dan saya tidak dapat melihat kedua gunung tersebut. Pemandangannya tertutup awan πŸ™‚

Saya percaya momen sih. Mungkin momen saya waktu itu tidak untuk melihat gunung, tapi menikmati tiap langkah yang tercipta pada langkah selanjutnya.

Bukan harus kemana, atau berada dimana, tetapi dengan siapa kita berbagi kebahagiaan, bukan? Meski hanya di satu tempat biasa, tetapi bersama orang terpilih, pasti akan menyenangkan. Iya, kan? Begitukah? Libur hayuk libuuuuurrr…. ❀ ❀ ❀ Β (jie)

 

***

*Terlampir: DONE. As i promise..

This slideshow requires JavaScript.

 

 

 

Advertisements

Published by

ejiebelula

I'm just an ordinary person who is always looking for friends, adventures and life stories to complete. it all started from any footsteps, traveling and recording with a cheerful heart notes and a spirit that always accompany my steps toward the so-called ideals of the school also hopes to live through the experience. I will dedicate my heart only for two, red and pink. # Waiting for the right moment for a heart the gift of God

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s