About Hitchhiker Indonesia [HHI]

Sedikit sharing tentang grup dimana Ejie bergabung selama 3 tahun ini (tergantung bacanya tahun kapan ya, sejak 2012).
Hitchhiker Indonesia. Membawa langkah kaki hingga jauh ke Indonesia bagian Timur. Sebuah perjalanan tanpa mengharuskan mengeluarkan ongkos, alias gratis transportasi. Dimana dalam setiap perjalanan,
petualangan dan pengalaman yang dijalani ada nasehat dan pelajaran yang terselip dalam kendaraan dari si pengemudi.

Sebuah perjalanan yang membuka mata hati saya,
bahwa dunia itu luas dan penuh wawasan yang berkembang. Sebuah petualangan yang akhirnya membawa pada rasa penasaran ingin mencoba terus dan terus menjejak di Bumi Indonesia yang indah ini. Juga sebuah pengalaman yang takkan tergantikan nilainya dengan apapun jika tak dirasakan sendiri.
Mari melangkah dan terus tersenyum, teman… 🙂

***

(doc by Erick Samuel)
(doc by Erick Samuel)

Alohaaa…
Sekarang Ejie mau cerita perjalanan, pengalaman dan petualangan seru nih tentang grup yang selalu saya ikuti setahun (tiga) belakangan kemarin.

Pernah berpikir ngga bahwa jalan-jalan ke tempat wisata yang kamu inginkan itu bisa gratis transportasi? Ngga yah? Kebayang ngga jika kamu melancong ke tempat yang disarankan teman atau membaca dari berbagai sumber, atau melirik upload-an foto teman-teman kamu itu terkadang bisa bikin mupeng (muka pengen) sejadi-jadinya? Iya.

Lalu kamu pasti sering deh jalan-jalan ke berbagai destinasi yang ditawarkan oleh trip event yang varian, ada yang ala koper maupun ala ransel. Atau bisa juga kamu jalan-jalan dengan sharing cost bersama teman-teman se-geng mu. Jika jawabanmu iya, kemungkinan buatku:

  1. Pekerja kantoran yang waktunya hanya bisa dimanfaatkan pada waktu weekend. Ngga salah kok. Lumrah 🙂
  2. Mahasiswa/pelajar yang masih terikat waktu untuk menyelesaikan urusan dan tanggungjawabnya terhadap orangtua dan diri. Oke juga, tak masalah 🙂

Tapi jika jawabanmu tidak, kemungkinannya:

  1. Freelance/pekerja lepas/pengangguran banyak acara yang bisa melancong sepuasnya tanpa perlu dipusingin dengan jam kantor yang terikat.
  2. Memiliki usaha sendiri atau kerennya, pengusaha. Hmm.. kalau yang ini mah pilihan ada pada diri si pengusaha. Mau bagaimanapun pilihannya, dia bisa 😀

Baiklah……
Karena saya termasuk pada golongan ‘TIDAK”, maka waktu yang saya punya lebih fleksible. Sempat kerja juga sebelumnya, tapi kata kantor saya dulu, “Saya mau istirahat, Jie… tutup total. Jadi pilihanmu hingga mendapat pekerjaan baru, jalan-jalanlah. Wkkkk…”

Buah dari hasil perjalanan itu adalah, beroleh foto di setiap kesempatan yang banyak dengan orang-orang baru. Tahu tempat-tempat wisata dengan gratis transportasi, Nol Rupiah! (rupiah, mata uang Indonesia, red).

Jadilah saya seperti sekarang ini. Santainya banyak, kerjaannya sedikit.

Tapi tak apalah, semua saya jalani dengan senyuman kok. Seperti lagu apa itu yah yang ada kalimatnya begini, “Hadapi dengan senyuman, semua yang terjadi… biar terjadi..”
*lupa judul dan penyanyi euy ;P

Mari lanjut cerita yahh….

***

  • Kenal Hitchhiker Indonesia

Maret 2012 adalah perkenalan saya dengan grup Hitchhiker Indonesia (HHI). Memulai petualangan dengan sensasi baru dan ajang jalan-jalan gratis. Langkah kaki yang tak terbendung memulai segala petualangan baruku untuk berada dari satu tempat ke tempat lainnya. Petualangan yang pada akhirnya membuat saya mengerti akan sesuatu yang mendasar. Hmm..

Petualangan ini, tak mengharuskan untuk pusing memikirkan budget yang segambrengan. Cukup sederhana. Angkat jempol, pampangkan tujuan, penuh ceria, tawa, senyum, berisik, berbagi dan selalu powerfull. Semangat!

Etapi, ada 1 hal yang mesti diingat yakni, WAJIB MUKA TEMBOK, lupakan malu, kudu sabar dan berani. Modal utama dalam melakukan hitching (nebeng, red).

Yippieeee….
Jelas bahagia untuk meneriakkan bahwa saya bisa bertemu dan berjalan-jalan dengan semua teman-teman baruku di grup ini. Serasa menemukan satu keluarga baru lagi. Menambah segaris senyum terkembang di bibir. Tak hanya itu, tapi juga senyum di hati yang tak segaring kerupuk yang masih baru keluar dari penggorengan melalui proses yang tak kalah penting. Hahahhhaaa….

Udah ah, mau cerita tentang Hitchhiker Indonesia atau biasa disingkat HHI. Baca terus yah temans.. 🙂

***

(doc Erick Samuel)
(doc Erick Samuel)
  • Penasaran Hitching

Awal perkenalan saya dengan kegiatan hitching adalah saat dipublishnya sebuah event yang jujur membuat saya terpacu lebih kepada penasaran. Di tahun 2011, saya pernah hampir mengikuti satu event yaitu Jakarta Hitching Race dengan mendaftar keikutsertaan di salah satu sosial media. Tapi karena tak terlalu memperhatikan tanggal (maaf, saya bermasalah dengan kalender!) ya jadinya santai saja.

Begitu malam, setelah saya kembali mengecek untuk melihat informasi event. Olalaaaaa…. Ternyata technical meeting sudah berlangsung dan pembagian tim pun sudah berjalan. Waaaa… saya ketinggalan! Mau menyusul, tidak memungkinkan lagi, karena waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB.

Perjalanan di kota Jakarta ini, ditambah macet yang tak terkira bisa sekitar 1,5 jam dari rumah ke daerah Kemang. Apalagi saat itu weekend. Akhirnya saya hanya berpasrah saja melihat setiap perkembangan event tersebut dengan penyesalan tiada akhir T_T .

O-ow…
Seseorang pernah berkata, tak perlu sesal, karena kesempatan selalu datang pada saat dan waktu yang tepat. Jalani saja yang di depan mata dengan riang hingga saatnya tiba. Baiklah, nantikan saatnya berpetualang melalui hitching, tahun selanjutnya (2012). Okeee…. sabar menanti ya, Ejieeee… 😉

***

  • Apa sih Hitchhiker Indonesia?

Hitchhiker Indonesia (HHI) adalah sekumpulan orang-orang yang suka berpetualang dengan meminimalisir pengeluaran, bahkan sebisa mungkin melakukannya dengan bebas pengeluaran transportasi. Dengan kata lain adalah menumpang. Istilah kerennya menumpang. Hehehee…

Di grup HHI ini, orang yang bepergian dengan menumpang kendaraan melakukannya sebagai ajang silahturahmi, sharing informasi, pengalaman dan berbagi cerita selama berhitchhiking-ria.

Untuk perjalanan seperti ini, saya kerap menyebutnya perjalanan NOL RUPIAH. Karena memang tak satu lembar uangpun yang kita keluarkan untuk menikmati perjalanannya. Gratis transportasi hingga titik akhir tujuan. Sedaaaaappp…. 😛

***

  • Founder Hitchhiker, Beda Pelaksanaan

Berbeda dengan cara dilakukannya kegiatan.

Jakarta Hitching Race (JHR) dengan founder Nancy Margaretha yang juga penulis, backpacker yang sudah melanglang hingga ke luar negeri, serta Ambasador untuk Couch Surfing ini, yang dilaksanakan saat hari terang (pagi sampai siang).

HHI dengan founder Hafiz Riza yang akrab dipanggil Om Harr bersama temannya Thor ST, menampilkan konsep spesialisasi melakukan petualangan hitching di malam hari.

Karena berasal dari satu kepala, konsep hitchingnya sama, hanya berbeda waktu pelaksanaan saja. Yapp, di setiap event yang berlangsung dengan pelaksana HHI, memulai petualangan perjalanan selalu dilakukan saat malam hari merupakan tantangan tersendiri.

Hingga sekarang, Nancy yang akrab saya panggil Mami Nan dan Om Harr tetap berteman baik.

***

  • Konsep Berbagi

Tak hanya uji mental saja sebenarnya, tapi juga kemampuan bernegosiasi dengan pengendara untuk bisa ikut kendaraannya hingga ke tempat tujuan. Selain itu konsep berbagi pun merupakan bagian dari HHI. Penularan yang positif menurutku, karena untuk tak semua orang mungkin bisa berbagi. Apalagi berbagi kendaraan, dalam artian memberikan tumpangan kepada orang yang tak dikenal.

Berbagi seperti apa?
Misalnya kita bisa berbagi makanan atau minuman yang kita punya dengan pengendara, berbagi cerita, bahkan jika kamu dapat mengemudi, bisa juga lho bergantian dengan seizin pengendara untuk menyetir kendaraannya, asal tahu tujuan dan arah jalan. Tetapi untuk mengemudi, biasanya agak jarang, apalagi kalau kendaraan seperti truk. Hhahaa… takkan mungkin diperbolehkan.

Kendaraan yang bisa ditumpangi itu bermacam-macam, diantaranya mobil pribadi, truk, pick up, mobil box, kendaraan roda tiga, kereta, bahkan pesawat jika memungkinkan.

Satu hal yang perlu diingat adalah, jangan pernah memilih kendaraan yang berhenti di depanmu. Berbicaralah dengan sopan kepada pengendara, karena kendaraan apapun yang berhenti di depanmu, itulah rezekimu untuk sampai di tujuan perjalanan.

Hal lain adalah berpakaian rapilah saat melakukan hitching. Tak perlu serapi seperti mau ke kantor atau tak perlu heboh juga dandanan ala mall atau mau kondangan gitu dengan baju-baju yang kekurangan bahan (seksi, red). Yaaa… setidaknya bersih dan harumlah, biar yang bawa juga ngga perlu misuh-misuh lihat penumpang yang acak kadut. Heheheee……

Oiya, saat hitching persenjatai diri kalian dengan peta. Walau tidak terlalu menguasai medan, apalagi khatam peta, sebaiknya tetap menyiapkan peta dalam daypackmu saat berpetualang 🙂 .

***

  • Backpacker dan Hitchhiker

Banyak yang bertanya mengenai apa bedanya backpacker dan Hitchhiker?

Menurut sayayang sudah cukup lumayan untuk berkecimpung dalam urusan hitching ini, jelas beda. Berdasarkan pengalaman saat event HHI maupun di luar HHI (explore hitching by myself), sangat terlihat perbedaannya.

Ini adalah penjabaranku:

  1. Backpacker adalah orang yang bepergian (traveling) dengan meminimalisir pengeluaran. Masih mengeluarkan biaya untuk transportasi yang digunakannya (kendaraan umum seperti bus, becak, ojek, dan lainnya). Untuk penginapan pun mencari losmen atau bukan hotel bintang lima. Bisa juga memanfaatkan rumah teman atau rumah penduduk sebagai homestay.
  2. Hitchhiker adalah orang yang bepergian (traveling) dengan tidak mengeluarkan biaya untuk transportasi yang digunakan. Karena menumpang merupakan caranya untuk sampai ke tujuan yang diinginkan. Untuk penginapan, bisa seperti backpacker. Memanfaatkan rumah teman atau penduduk. Terkadang mungkin juga bisa tidur di sembarang tempat (misalnya terminal, mesjid, pantai) seperti backpacker.

Kesamaan mungkin ada. Yang membuatnya berbeda, hanyalah di setiap kendaraan ketujuannya, hitchhiker gratis transportasi.

Oke, selamat melangkahkan kaki dan mencoba berhitchhikingria yah teman-teman… (jie)

***

Hitching yang sudah membawaku hingga ke Gili Trawangan berbekal JEMPOL, ehh ;P(doc Hikmah)
Hitching yang sudah membawaku hingga ke Gili Trawangan berbekal JEMPOL, ehh ;P
(doc Hikmah)

***

NOTES:

  1. Edisi lain, nanti Ejie share cerita lainnya tentang hitching.
  2. Yang mau tanya dan penasaran dengan hitching silahkan atuh…
  3. Bisa lihat foto hitching Ejie di fb dengan judul Rp 0,- –> FREE TRANSPORTATION 🙂
  4. Tulisan dan cerita hitchhiking lainnya bisa cek di KATEGORI Hitchhiker Indonesia (HHI) dan Rp 0,-

***

Beberapa tempat yang sudah dikunjungi oleh Hitchhiker Indonesia:

  1. 03-05 Maret 2012, Cisarua Night Hitching Race
  2. 04-06 Mei 2012, Bandung Night Hitching Race
  3. 15-17 Juni 2012, Baduy Night Hitchhiking
  4. 13-16 Juli 2012, HHI Goes To Biawak
  5. 27-29  Juli 2012, Ceria Berbagi Sahur On The Road to Karawang
  6. 14-16 Desember 2012, HHI End Year Hitching (Situgunung)
  7. 1-3 Februari 2013, HHI goes to Buniayu
  8. 26-28 April 2013, Gathering 1th HHI (Puntang)

Stand HHI:

  • 17-22 Desember 2012, Taman Ismail Marzuki, Ultah WWF ke-50

Jalan-jalan HHI di luar event:

  1. 2012 Sawarna (Goa Lalay dan susur pantai)
  2. 2012 Bukit Mayit, Kebun Teh & Kawah Putih, Bandung
  3. 2014 Pulau Tunda, Serang, Banten
  4. 2015 Bukit Keraton, Bandung

Event Bakti Sosial HHI:

Februari 2015 HHI Visit Museum Basoeki Abdullah bersama Gubug IPPA Rawamalang dan Bimbel Koran Klender

Acara Bersama GREENPEACE:

  • 2013 Earth Camp 1 Greenpeace, Oray Tapa, Bandung
  • 2014 Earth Camp 2 Greenpeace, Situgunung
  • 2014 Nonton Bareng Greenpeace, Pejuang Laut

***

Event Bandung Night Hitching Race(doc Thor)
Event Bandung Night Hitching Race
(doc Thor)
Hitching Lembang Bandung dengan truk pasir (doy by Wawan)
Hitching Lembang Bandung dengan truk pasir
(doy by Wawan)
Event Baduy Night Hithhiking (doc Dny)
Event Baduy Night Hitchhiking
(doc Dny)
Awal sampai, Baduy Luar. (doc Kachef Fuji)
Awal sampai, Baduy Luar.
(doc Kachef Fuji)
Event HHI ke Pulau Biawak, Indramayu. Start hitching di 2 tempat berbeda. Kiri di TIS (Tebet) dan kanan di RS. UKI. (doc Wawan/Pru)
Event HHI ke Pulau Biawak, Indramayu.
Start hitching di 2 tempat berbeda. Kiri di TIS (Tebet) dan kanan di RS. UKI.
(doc Wawan/Pru)
Event HHI ke Goa Buniayu (doc Dny)
Event HHI ke Goa Buniayu
(doc Dny)
Boneka lumpur kata Katin sekeluarnya the hitchhiker dari goa Buniayu (doc Titin)
Boneka lumpur kata Katin sekeluarnya the hitchhiker dari goa Buniayu
(doc Titin)
Stand bersama HHI (doc by Wirawan)
Stand bersama HHI
(doc by Wirawan)
HHI di Ultah WWF ke-50 (doc Wawan/pribadi)
HHI di Ultah WWF ke-50
(doc Wawan/pribadi)
Nobar Pejuang Laut bersama Greenpeace. (doc pribadi)
Nobar Pejuang Laut bersama Greenpeace.
(doc pribadi)
HHI Visit Museum Basoeki Abdullah. (doc Tom Yoichi)
HHI Visit Museum Basoeki Abdullah.
(doc Tom Yoichi)

===================================================

This is an example of a page. Unlike posts, which are displayed on your blog’s front page in the order they’re published, pages are better suited for more timeless content that you want to be easily accessible, like your About or Contact information. Click the Edit link to make changes to this page or add another page.

37 thoughts on “About Hitchhiker Indonesia [HHI]”

  1. dear ejie belula
    saat ini bru bisa bantu promosi lewat pasang link doang 😀
    selanjutnya ma klu diizinkan dan ada energinya pengen bgt bikin tulisannya about HHI di blog butut saya.. hope to see you as narasumberr

    1. ejie mah terbuka buat siapa aja yg mau nulis ttg HHI.
      boleh aja kok, bu-latuk (binun panggil apa?wkk)

      ayook bikin kegiatan bagi2 tips jalan gretong dengan nol rupiah ala ejie. undang saya juga boleh kok. ihihi…. kesana hitching deh yg penting aman nginepnya. hehehe
      *makan saya aman kok kaka 😉

      1. asiiiikkk… mamaciy teman baru yg ejie tak tau siapa ya?

        tp kek iklan ahhh…. siapapun temanmu, mari shake hand buat dunia lebih berwarna!
        *tossss…. mw tos atw shake hand? 2 2 nya! ahahhaha

  2. ejie nanti dihapus aja halaman ini, kalau tidak blognya ejie tambah acak2an… sos med aka jejaring sosial semacam FB, twiteh. dll asa jiga = bahasa sunda dari seperti

    FYI ejie bisa bikin banyak halaman di blog kok 😀
    nah sual halaman aboutnya edit aja jadi halaman “tentang HHI” misalnya, jadi kumplit deh ceritanya tulisan ejie, yang pengen tau HHI bisa mampir ke halaman “tentang HHI”

    sekedar saran sih 😛

    1. gud aidea 🙂

      tapi ejie gamau tuh hapus2… biar aja.
      jd ejie tau saran, kritik atau hujatan apa yg masuk, tak masalah.

      seseorang bisa kuat, tegar dan tangguh karena berbagai ujian dalam hidupnya kan?
      jd apapun rasa yg ada dlm blog ejie, biarkanlah seperti apa yg terlihat.

      perbaikan itu perlu kan, teman baru?? hehhe
      *sok bijak ahh ejie ;P

      1. esatu lagi..
        ejie juga belajar sabar loh dari smua hal yg mampir dlm kehidupan ejie
        seseorang mengajarkannya pada saya
        *tiiingg… ingat bintang yang sabar 😀

      2. wah, makasi ejie dikasiy lagi temen baru ihh…
        *mari berteman link baruuu 🙂

        bu-latuk, ajarin ejie buat halaman khusus HHI donk… mau ejieeeee
        *maksa ah

    1. yeayy… dikasiy lagi panduan.
      tengkiyu atuuuhh….

      panduan bikin halaman khusus HHI.
      trus ntaran yg udah ejie tulis sblmnya bisa dipindahin ngga ke halaman tsb?
      ajarin ejieeeee 🙂

      1. Banyak cara biar lebih manis tampilannya, sebenernya kalau ejie cuman pengen nampilin di atas ga perlu bikin halaman, lewat kategori yang udah ejie buat jg bisa kok..ayo rajin rajin browsing aja, sayangkan tulisan ejie yang menawan berkurang maknanya gara gara tampilan blog yang kurang garam :P.

      2. ooo… ngono tokh? jd udahan apdol belon pake kategori gitu???
        *garuk2 aspal

        masiy bingung ples ade garem pulak ituuu… tambah bingung…
        *cari cemilan dulu ahhh sayahh 😀

    1. iya ngga hrs truk jg kalee…
      smua kendaraan bisa kok isna. monggo dibaca saja biar berasa.
      atau bisa cek di kategori Hitchhiker Indonesia (HHI) dan Rp 0,- itu catatan ejie yg sempat tertulis. yg belum bnyk bgt. hehehe

      cek di fb ejie pun ada kok dg title Rp 0,-
      *gratis transportasi, asiiiiiiiikkk

      1. Iya, emang gratis, tapi sementara ini belum ada pikiran buat cari tumpangan, udah ada buntut soalnya haha … Sip sip, keren. Baru tau ada komunitas seperti ini 🙂

      2. hahaha …kayaknya seru, tp kalo bawa keluarga kayaknya kasian

        yups, bisa dibilang begitu
        24 jam internet hidup terus 🙂

      3. ooohh..
        ya jangan bawa keluarga atuh…
        mending carter sekalian mah kalo mau rame2an gitu, isnaaaaaaa…… xixixiixiii

        24 jam OL???!? ckckckckkk

  3. edaaaaaan! keren banget! kayaknya saya tergolong orang yang IYA, dan merasa nyaman dengan titel “Si Backpacker” Pengen nyoba kegiatan kayak gini hmmm… Tapi status mahasiswa ini, kurang memungkinkan untuk hitchhiking race ya! 😦 salam kenal! seneng banget bisa nemu blog ini! izin buat follow blog nya yaa! 😀

    1. hai haiii nafis…
      salam kenal juga dari ejie disini.

      seneng deh ada temen baru yang blogwalking kemari, membaca dan mlihat petualangan JEMPOL ejie menyusuri daerah2 baru.

      dengan begini, setidaknya ejie sudah menelurkan virus berbagi dengan cara berbeda, MENUMPANG yg tak hanya meminimalisir pengeluaran perjalanan, tetapi juga tak merasa “aneh” utk naik kendaraan apapun.

      berwisata bisa dilakukan dengan bnyk cara kan, nafis?

      happy reading petualangan ejie ya?
      perjalanan ejie bisa cek di Rp 0,- atau Hitchhiker Indonesia (HHI), nafis.

      ejie jg follow blog nafis 🙂

      ~salam JEMPOL dan Menulis~

  4. #Ejie besok mau mbolang keliling sumatra, kata2 numpangnya boleh di coba juga gak ya,,
    sekedar mau ijin,,dan syukur kalo bisa gabung di group ^_^”
    matur suwunn, 😀

    1. hello febry…salam kenal 🙂

      boleh kok, boleh febry.. silahkan aja dipake tulisan numpangnya. mau gabung pun diterima dengan senang hati. terbuka untuk siapapun.

      gabung aja di grup:
      fb : Hitchhiker Indonesia
      tweet: @hitchhiker_id
      blog : hitchhikerindonesia.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s