CIKURAY Shelter’s Pink

Awal, 6 personil.
Kika bawah kanan : Yuni, Kangmang, Amam, Ejie, Mida, Irwansyah

PERJALANAN 29-30 SEPTEMBER 2012

  • MASAK APAAA??? IKLANNYA CHOKI-CHOKI.. 🙂

3 menjadi 6, bertemu di lokasi…
6 bertambah 4 bertemu di musholla…
10 berubah 12 masak dan berjalan bersama…
12 ditambah 4 bertemu rombongan artess, ngakak abis, masak aer mulu, tak berkesudahan….
Uppsss!!
Sepertinya ada 18 orang deh… sayah lupa! (not now amnesia!)

d personil’s of Cikuray

Maen kartu, milih pak erte, tebak-tebakan, nyari kayu bakar, rubungin api unggun, cepetin jam setengah duabelas malem biar buruan pagi, brisik dan ngemil di tengah malam…sampe yang nda bisa molor, lengkap jadi satu!!
Plus..ngecat shelter dengan warna cinta pinky! asiiiikkk….

Ehh..muncul kaka cinta panjul dan kaka cinta pinky juga!
Tuuuiittt…tutaaaahh…tuuuiitt lagiii…tutaaaahhh jugaaaa…wakakakkakaaa

Baiklaaaaahhh…
Smua melebur satu menjadi sebuah cerita rame dengan pinky penyatu rasa…
Ahooyyy…

Shelter yang dicat menjadi pink.. entah sekarang masih pink atau sudah berubah.
Info terakhir, dalam shelter sudah dipenuhi coretan kembali.
haaahh… katanya cinta gunung, tapi tidak memelihara apa yang ada di sekitarnya.
*balik pada diri kembali, kesadaran

INDAHNYA KENANGAN!
#senyum lagi yuuukkk…. 🙂

***

cerita selengkapnya, sabar yah?? wink..

Advertisements

Lembaranmu

Nov 5th, 2012
Ruang hampa dalam asaku

Lembaranmu (biawak edtion)


“Jangan pernah berubah… Aku mau lihat kamu tetap tersenyum ceria dan semangat.”

Itu katamu, dulu.

Dengarkan…
Bila memang itu yang kau inginkan, aku akan melakukannya dengan riang. Karena kau memintaku.

Dengarkan…..
Bila memang hati sabarmu yang ikhlas menyatakannya, aku akan menurutinya. Karena aku menyenanginya.

Dengarkan…….
Bila memang kelembutan ragamu mampu menyentuh relung hatiku yang terdalam, aku akan selalu mendengarkan kalimat bagusmu. Karena kau adalah sabar yang aku sayangi.

Dengarkan……..
Bila memang kebaikan adalah bagian dari dirimu, aku akan mengerjakannya dengan sepenuh hati. Karena aku tahu, kau selalu menyarankan yang terbaik untuk diriku.

Dengarkan………
Bila memang kesederhanaan adalah kamu, aku akan selalu mengingatnya dalam lubuk hatiku yang terdalam. Karena kau adalah buku yang tak pernah habis kubaca.

Dengarkan…..
Bila memang kepercayaan juga bagian dari dirimu, maka inilah kesetiaan yang ada padaku, untukmu..
Kan kurawat, percayalah.

Tripple Summit GePangGe: Curhatan Pagi (1)

Friday, Nov 9th, 2012

tatap hati

Kadang merasa….
Gunung itu seperti pelarian untuk hati. Bener ngga yah?
Bisa damai, lupa penat, lupa semua masalah apapun yang mengganjal di hati. Rasanya alam gunung mampu menyerap semua gundah, menerima kita dalam keadaan apapun. Salahkah??

Ngga mau memanfaatkan sih, tapi semua disana rasanya ngertiin rasa hati. Ngga akan merasa pernah pusing kalo kaki udah mijek tanahnya dan mencium wangi daun sekitarnya. Alami sekali….

Sesekali pengen banget teriak, tapi entah kenapa tak pernah bisa.
Semua terangkum hanya dalam hati. Tak tertuangkan dalam ucapan.
Hanya menatap dan menatap, bersyukur padaMU.

Pengen hentikan waktu disana sejenak agar bisa menikmatinya. Merasakan kalo kita ada disana untuk mencari kedamaian, khususnya hati. Makanya suka banget sama langit, awan, bulan, bintang di gunung, plus api unggun.

Belakangan, suka ikut temenin cari kayu bakar, biar kalo pas api unggunnya nyala, bisa tetap merasakan hangatnya juga liat nyala apinya. Ngga tau kenapa, list terakhir alasannya…. 🙂

*Alam emang bisa buat kita tenang. Bisa lepasin semua penat dan beban hati kita. Tapi ingat, itu hanya sementara. Yang bisa menghilangkan itu semua ya diri kita sendiri.

Iya….
Makanya kan gada yang bisa menghentikan waktu, karena disamping kita, dikasih teman-teman yang sayang dan ceriaaaa……. sukaaaaaa dehh… 😀

Kadang sadar banget, Allah menggantikan sejuta kesedihan kita dengan berpuluh, bahkan berjuta kebahagiaan dan keceriaan. Sukaaa juga!
Bersyukur, Allah itu Maha Adil, ya……. 🙂

*Iya… yang penting tetap bersyukur.

Yuuukkk…. yuuuukkk…. mau tetap ceria ntar.
Mau potoin teman-teman loncat ciat lagi yah ntaran….. hehehehee

*Oke…okeeeeeee…. bisa diatur.

*Tx 2 KyMer yang udah dengar endapan hati pagi itu

Pinta Rasa

Nov 3rd, 2012

“sejenak merenung”

Allah Yang Maha Kasih,
Aku memohon…..

Bila aku tak pantas, jangan biarkan hal itu terus merasukiku
Bila memang aku harus berjalan sendiri, akan kulakukan semampuku
Aku yakin akan ada tanganMU yang berkehendak atas diriku, jadi aku tak perlu khawatir

Berjalan sendiri bukan berarti sendiri
Tetapi berteman padaMU
Aku akan menikmati kesendirian ini bila memang pantas untukku

Allah Yang Maha Penyayang,
Aku memohon…….

Jauhkan kesakitan itu, aku tak menginginkannya lagi

Bukan malas ataupun letih
Aku lelah harus berhadapan dengan kesakitan itu
Aku ingin bersahabat, jika boleh memilih, aku tak ingin dengannya
Kesakitan itu, cukuplah sekali saja

Aku mohon, jangan kembalikan
Jangan Kau berikan kesakitan itu lagi
Karena aku tak ingin berada disana
Karena aku tak mampu berdebat lagi dengannya
Karena aku tak mau kesakitan itu mengurungku kembali
Kesakitan, berdamailah denganku

Allah Yang Mengetahui Isi Hatiku
Aku memohon………

Hapuskan rasa jika itu bukan milikku
Aku tak mau merenggutnya dari orang lain
Jika rasa itu ada yang memiliki, biarkan mereka bersama tanpa ada yang mengusik diantaranya

Ikhlaskan aku untuk rasa yang bukan hakku
Jagalah aku untuk hati yang kurelakan
Jagalah rasa agar tak terperihkan
Karena perih adalah luka
Luka yang kuingin terkatup tanpa rasa sakit
Sakit yang seharusnya tak ada lagi dalam jiwaku
Karena jiwaku telah menguap, entah kemana

Aku berharap…
Kau menjadi sahabat setiaku selamanya
Menjagaku dalam kebahagiaan rasa sendiri
Tanpa teman sepanjang masa, tetapi sepanjang hayat
Hingga akhir

Dan aku…
Aku akan selalu tersenyum
Tanpa rasa perih
Tanpa rasa sakit
Tetapi yang kumiliki adalah senyum ketulusan
Dan aku akan mencoba mencarinya di seluruh sudut ruang jelajahmu
Karena aku yakin aku bisa
Karena aku yakin aku mampu
Karena aku yakin aku sanggup
Meskipun tak ada 1 warna hati yang kan menemani
Hanya 2 hati

Dan aku berharap, warna hatimu ada diantaranya

*pandang langit kosong dari balik jendela

Sensasi Tangga Tambang [KRI Surabaya 591]

Makassar, sepulang Samalona
21 September 2012

another challenge to the ship 🙂

Aheeeemmm!

Mataku yang sedari tadi sudah melirik tangga tersebut, mulai gatal ingin mencoba. Tapi sepertinya tak satupun yang coba menaikinya. bahkan awak sekoci pun diam. Aku dan penasaranku yang selalu ingin mencoba sesuatu yang baru, terus menggelitikku. Beehh…..

Eeh, ternyata Ari temenku, seide denganku. Akhirnya panjat-panjatan pun jadi antrian kami. Ari, aku dan Zela.
Hahaaaa…. pada badung emang ni betiga! xixixiix….

Kapal yang kunaiki saat Sail Morotai 2012 lalu… 😀
*Miss u ship*

Tangga tersebut terbuat dari tali tambang yang tebal. Tali tambang yang biasa dipakai jika akan menambatkan kapal pada dermaga. Tinggi tangganya lumayan. Bayangkan aja dari batas air laut di sekoci hingga naik ke cardeck sebuah Kapal Republik Indonesia (KRI) yang segitu besarnya, menurutku, lumayan cukup tinggi dan pantas dicoba. Tapi kalo yang takut ketinggian, sebaiknya jangan coba deh kalo ngga mau berasa pusing di tengah jalan.

Ketinggian tangga yang jika diukur dari ujung kakiku hingga ujung jemari tanganku kira-kira bisa 10-12 anak tangga yang harus dijejak. jauhnya mungkin sekitar 5-6 kali tinggi badanku yaaa…. hmmm..

Penasaran, deg-degan, geli. Ada aura gemes saat menjejak tangga tambang tersebut. Setiap beberapa undakannya, ada papan kayu yang rata untuk sekadar menapakkan kaki sejenak. Mungkin kalau awak kapal yang menaiki tangganya, akan terasa biasa karena sering.. 🙂

Kami yang belum terbiasa dengan tangga ini, tertawa geli saat melihat ke bawah dan teriak, “Kakaaaaa….. mau di potoooo….” sembari gaya. Hoo??
Ckckccckk…. dasar.. ga dimana-mana, eksis ajaaaaaaaa… buahahahaa.. 😛

Ka Agus yang masih di bawah ternyata sigap dengan kameranya. Sedari tadi, ia terus memperhatikan kami naik sambil sesekali mengingatkan agar kami tetap berhati-hati dalam menjejak.

Aku dan Zela

“Hati-hati Jie, Zela udah naik tuh. Pelan-pelan karena kalian berdua. Jangan banyak gerakan. Tangganya ringan,” tegasnya.

Kutolehkan pandangan ke bawah, Zela menyusul.

Hap.. haaapp…. tetap melangkah pasti terus menanjak.

Menanjak?? Woops! Teringat padanya… 🙂
Jika di gunung, pesannya, jangan melihat ke atas kalau tidak ingin tahu kondisi trekking, jauhnya, maupun tingginya medan.

“Susuri aja jalannya. Nikmati prosesnya. Lihat sekeliling, Ejie. Biar nda berasa lama ke atasnya,” terngiang suara  sabarnya yang selalu menyejukkan hati. Hhhhh….

Untuk tangga tambang ini, saranku, justru jangan lihat ke bawah kalau tidak cukup kuat untuk menahan ledakan jackpotmu. Apalagi jika gamang terhadap ketinggian. Don’t try the stair… Be safe for ur feelin’.

Hoplaaa…….

Sampai diatas. Pak awak kapal yang sudah menunggu diatas mengulurkan tangannya untuk membantuku naik. Alhamdulillah… terima kasih Allah. Aku bisaaaaaa….. *kasih senyum manis 😀

Kulongokkan kepalaku, ngintip Zela, “Hayuuu Zelaa… dikit lagi sampeeee… Gimana rasanya?”

“Asik, Jie….,” cekreek! Ampuunn… dia bergayaaa… hahahaha… Sama aja ternyata 😛

Petualangan itu, bisa dilakukan dimana saja. Nda mesti laut, gunung, udara atau dimana tempat kamu biasa berpetualang. Ini, disini, dari sekoci ke kapal pun bisa. Sederhana memang.

Sederhana, tetapi buatku, lumayan menjajal mental terhadap segala kemungkinan yang ada.
Mencoba hal baru gada salahnya. Mungkin juga belum terpikirkan oleh orang yang berada disekitarmu, meskipun barangkali sudah pernah dilakukan oleh orang lain.

Ekooohh.. kantongi lagi satu uji nyali dan alhamdulillah berhasil. Amin Ya Rabb…. 🙂

[first] MANGLAYANG, flyin’ without sleepin’

our hapy team at manglayang mountain
(album Ricky Merah)
TANJAKAN TENDER YUNI, TANJAKAN GERETAN IRWANSYAH

Waaaaaaa…..
Tak banyak yg bisa jie poto coz seperti biasa, emang hape kl udah nanjak, bawaannya selalu saja cepet pengsan! Gunakan seperlunya untuk keadaan mendeesak…hehehe

2 tanjakan yg ahooyy dijalani..

Mantep wat kaki kuuuuu!! haha
  • TANJAKAN TENDER YUNI
Kenapa YUNI?
Coz disana, tanjakan rumit wat jie, tapi bisa lesehan seger setelah denger yuni nrima tipun yg bikin ejie nda bisa salto guling-guling.
Bayangin deh, yuni nrima kerjaan via tipun dan seolah-olah ngomong depan kompi??
Ya araaaaa……
Di saat ejie kelimpungan natep tanjakan, yuni dengan santainya bertengger di salah satu dudukan undakan yg ada.
Di saat ejie puyeng ngos-ngosan dengan nafas, yuni asik-asiknya ngakak di tipun sembari ngajarin temennya on the other side, mandu klik sana-sini untuk program kompi. Alhasil, ejie sebut deh tu tanjakan rumit dengan sebutan TANJAKAN TENDER YUNI… hahahaa…
Yuniii….. selamat ulang tahun donk trima tender di gunung manglayaaaaaangg..
Udahan potong kue nya kita di puncak bayangan dan puncak sepuncak-puncaknya ya kaaann???
  • TANJAKAN GERETAN IRWANSYAH

Kalo yang inih??
Wohooooo…..
Sbenernya ejie bisa ngelewatinnya. tapi yah di setiap perjalanan nanjak, ejie nda pernah cepet. Selalu jadi team terakhir yg sampe. heehhe…. kebiasaan.

Udah gitu, ngeliat tanjakan penuh cinta gedebukhh (saking panjang dan jauhnya di depan yang ejie terus berucap, “wooooooo…”), jadilah irwansyah ngeluarin webbingnya (bener nda?) untuk geret ejie.

Hayuuuu……tariikk ejieee…

“Sinih kameranya kasiy,” dari tadi irwansyah udahan minta kamera, ejie nda kasiy. Setelah ngerasa “berat” ejie ikhlas deh kasiy nyaaa…wkwwk

Naik…naikkk ke puncak gunung, tinggi….tinggiiii sekaliiii….
Makaciy semua teman-teman sayang manglayang ejieeeee..

#bakal banyak minta poto inih dari teman-teman untuk tulisan ejie ntar..bole yahh??
##senyum untuk gunung yang tetap bersahabat dengan si kaki lambat.. ^^

***

to be continue 🙂