Bogor: Trekking Santai di Puncak Roti (Part 1)

Bogor Kota Hujan, apa yang tersirat dalam pikiran Anda? Hujan, kuliner, curug, gunung, adem, bendungan? Hemm.. boleh juga. Banyak wisata yang bisa dikunjungi. Banyak kuliner yang bisa dicicipi. Bermain di sisi lain Bogor yang ketinggiannya sekitar 300 mdpl, sudahkah? Yuk, kesana!

Bareng tiger!
Doc pribadi

Continue reading Bogor: Trekking Santai di Puncak Roti (Part 1)

Happy Getstranded: Let’s Hitchhike Makassar

Yeay! We do love hitchhiking! ;) (Doc pribadi)
Yeay! We do love hitchhiking! 😉
(Doc pribadi)

Kisah ini tentang perjalanan riang-riang sepintas 2 anak manusia di negeri Phinisi.  Jalan-jalan GRATIS dan kembali menikmati Rp 0,- nya dengan ceria. Kangen aku kan ya, Kaper?? *disemprot galaknya 😛

***

Continue reading Happy Getstranded: Let’s Hitchhike Makassar

Bendungan Laut

 

Aku mengikuti saran #DaengBeta agar duduk di batu karang tersebut, jauh dari kedua temanku yang memandang Ramang-ramang dekat bale-bale bambu tempat daeng mengaso. Entah apa maksud daeng, tapi kusadari bahwa aku bisa melihat secara utuh bendungan tersebut dari berbagai sisi. Kecuali turunannya.

Menurut Fitri, putri bungsu daeng, kisah jaman dahulu, akan tampak jejak kaki yang terlihat jika hujan memenuhi bendungan itu. Selain itu akan terdengar suara-suara. Makanya kalau Maghrib, disarankan untuk tetap berada di dalam rumah agar aman. Menuju ke mata air bendungannya dibutuhkan waktu 1 jam #trekking memasuki tengah hutan rimbunnya.

#wisataRAMMANG2 #kampungBERUA #Maros #exploreSulawesiSelatan #travel #Rp0,- #HitchhikerIndonesia #viewindonesia #loveINDONESIA #IndonesiaOnly

View on Path

Hitchhike Bulukumba to Malengkeri (end)

(doc pribadi)
(doc pribadi)

Bila kaki sudah melangkah, hati telah memilih dan jempol memutuskan, mantaplah berkelana. Artinya petualangan akan berlanjut ke tahap berikutnya. Yuk, acungkan ibu jari lagiiiiii…. 🙂

***

Continue reading Hitchhike Bulukumba to Malengkeri (end)

Hitchhiking Tanjung Bira to Makassar

(doc pribadi)
(doc pribadi)

Ada banyak cara mencapai satu tempat tujuan yang dimaksud pada saat berkelana. Menggunakan kendaraan yang langsung menuju point, maupun dengan sambung-menyambung. Bisa berbayar, bisa pula gratis. Hoo? Gratis? Iya. Eits, tetap mengusung prinsip etika kesopanan lho, meskipun menumpang. Haaa? Numpang?? Iya! Hahahahh… keep reading, yes 😉

***

Continue reading Hitchhiking Tanjung Bira to Makassar