Setahun Minus Rindu

Pertemuan tanpa rencana.
Mengikuti alur dengan kesadaran.
Kabar yang mendadak menurutku, membuatku lemas dan perlu waktu menalarnya.
Jadi bego dan agak takut dengan kalimatnya ketika aku akhirnya memutuskan, IYA dan PACKING!
***
Dan bertemu! :) (doc pribadi)
Dan bertemu! 🙂
(doc pribadi)

Jakarta, Fly Over Pasar Rebo
(Setelah Setahun, Bulan yang Sama)

Kesabaran itu adalah latihan hati paling banyak diberlakukan untuk diriku. Setahun? Ahh… Belum sampai kok. Bukan lamanya, tapi setiap detik yang dilalui dalam rentang waktu yang cukup banyak, menenangkan perjuangan rasa dan bathin lebih berkompeten. Mengajakku untuk terus bersabar.

Ia yang dengan sabar meladeni setiap pertanyaanku yang mungkin tidak sedikit. Banyak tersurat dalam format SMS. Ahh… ada ya orang yang sebegitu sabarnya menerima pertanyaan-pertanyaan dari orang sepertiku?

Continue reading Setahun Minus Rindu

Ratusan Hari Menyepi

Menandakanmu disana (doc pribadi)
Menandakanmu disana
(doc pribadi)

Bulan yang sama
Tahun berbeda
Seperti apa kesepian?

Ketika terhenti hingga ratusan hari
Menantimu dalam hitungan detik
Terasa lamakah?

Tak tahu apa
Hingga degubku meneriakkanmu
Berseru berkali-kali

Bila jari terhitung 10
Bagaimana dengan rindu?
Adakah yang bisa melukiskan kilatan hatiku padanya

Bila rinai hujan membasahi jalanan hati
Bagaimana mengecapnya dalam rasa?
Adakah jatuhannya membuatmu limbung tak terkira

Bila laju kendaraan mampu mengejar
Mengendalikan dengan proses alaminya
Sanggupkah terus bertahan?

Bersabar untuk satu tak tersentuh
Dalam semburat untaian nada seirama
Jengah tersipu menanti

Rentetan hari
Berjajar bulan
Hampir genap di bulan yang sama

Sabar
Hanya itu yang berlaku
Cukup memanjatkan pada-NYA
Untuk hati penuh BINTANG

#bila hatimu melihatku menunggumu..

Relung Rindu

Mencarimu hingga ke timur Indonesia, bintang... (doc Athod-SM13)
Mencarimu hingga ke timur Indonesia, bintang… -TERNATE-
(doc Athod-SM13)

Hasrat tak terbendung
Bagai air bah yang melimpah
Meluap tak tertampung

Timbangan tak beraturan
Memuat hati yang tak tertakar
Dimulai dari hitungan perasaan

Ketika rindu menggebu
Kata mengganggu
Dan memudar menjadi abu

Rindu yang tak berujung
Menyampaikan sayang
Selalu berdengung

Peluh rindu yang terbakar
Menjejaki dinding hati
Merayap hingga ke akar

Kau saja di hati
Penuh terpatri
Takkan terganti

*bila bintang mendengar

***